Jaksa Amerika Kembalikan Patung Dewa Siwa, Dewi Parwati dan Dewa Ganesha; Ini Penampakannya

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA –  Tiga objek diduga cagar budaya (ODCB) Indonesia dikembalikan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) yang diwakili Jaksa Wilayah New York, Cyrus Vance Jr, kepada Konsul Jenderal RI di New York, Arifi Saiman, pada Rabu 21 Juli 2021 waktu AS.

Benda cagar budaya itu adalah patung Dewa Siwa (ukuran 6x4x8,25 inci) yang bernilai sekitar Rp 186,3 juta.

Kemudian, patung Dewi Parwati (ukuran 5,5×4,5×7,5 inci) bernilai sekitar Rp 467,8 juta, dan patung Dewa Ganesha (ukuran 3×2,5×4,5 inci) bernilai sekitar Rp 596,8 juta.

Total nilai tiga patung ODCB itu sekitar Rp 1,25 miliar.

Baca juga: Sosok Hanoman Merah, Ini Kisah Mistis Cagar Budaya Candi Tebing Jukut Paku

Baca juga: Dua Pura di Tabanan Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Berusia Ratusan Tahun & Ada Peninggalan Megalitikum

Baca juga: Edukasi Peradaban, Banyuwangi Gelar Rangkaian Pameran Purbakala

Dalam keterangan tertulisnya pada Kamis 22 Juli 2021, Konjen RI di New York menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap jasa Jaksa New York dan Deputi Agen Khusus Investigasi Keamanan Dalam Negeri AS (HSI) Erik Rosenblatt.

Beserta jajarannya, dua orang itu telah berhasil mengupayakan pengembalian tiga artefak tersebut.

Konjen Arifi juga mengatakan akan selalu mendukung upaya penyelidikan artefak-artefak lain yang diduga diselundupkan dari Indonesia ke AS, sehingga pada akhirnya dapat dikembalikan kepada pemerintah Indonesia.

Dalam keterangan terpisah, Jaksa Vance menyatakan bahwa kejahatan warisan budaya yang melibatkan penjarahan dan penjualan ilegal artefak kuno merupakan serangan terhadap mata rantai yang tak terpisahkan dari sejarah suatu bangsa hingga saat ini dan masa depan.

“Saya merasa terhormat untuk mengembalikan tiga benda indah ini kembali ke pemiliknya yang sah, rakyat Indonesia,” ujar Vance seperti dikutip dari pernyataan yang dirilis di situs resmi Kejaksaan New York.

“Saya ingin berterima kasih kepada Unit Perdagangan Barang Antik di kantor saya dan mitra kami di Investigasi Keamanan Dalam Negeri atas upaya tanpa henti mereka yang telah menghasilkan hampir 400 harta yang ,dikembalikan ke 11 negara selama setahun terakhir. Saya menantikan pemulangan lebih lanjut dalam waktu dekat,” imbuh dia.

Baca juga: Pekerja Proyek di Bitera Gianyar Temukan Benda Diduga Purbakala

Baca juga: Buleleng Usulkan Empat Seni dan Tradisi Dalam Penetapan Warisan Budaya Tak Benda

Baca juga: Disparbud Bangli Usulkan Loloh Cemcem dan Perkawinan Massal sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply