Empat Hari Hilang Misterius, Bocah SD di Mengwi Ditemukan Membusuk

MANGUPURA-Sempat dilaporkan hilang secara misterius usai mancing di belakang rumah, siswa salah satu SD di Mengwi berinisial I Made DHR ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Kamis (22/7) sore.

Bocah berusia 11 tahun asal Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, ini ditemukan tinggal jasad di Tukad Dangkangan sekitar pukul 17.30 WITA, setelah sempat dinyatakan hilang selama empat hari.  

Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu Oka Bawa menerangkan, jasad korban ditemukan pertamakali oleh saksi I Made Redep, 66.

Baca juga: Oknum Advokat Pemalsu Dokumen Putusan Kasus Cerai Dituntut Setahun

Penemuan berawal saat saksi berangkat ke sungai Cengkok sambil mencari rumput pada Kamis sore.

“Sampai di telabah Cengkok ada orang mandi sehingga saksi mengurungkan niatnya untuk mandi di telabah sungai cengkok,” terang Iptu Oka Bawa, Kamis (22/7) malam.

Singkat cerita, setelah beberapa saat menunggu, akhirnya saksi turun ke sungai Dangkangan di wilayah banjar Busana Kaja.

Di telabah itu, saksi mandi sambil mencari buah kelapa yang jatuh.

“Namun beberapa saat kemudian saksi melihat sesosok mayat anak laki-laki mengambang di sungai,”terang Iptu Oka Bawa.

Saat didekati, korban terkejut karena sesosok mayat bocah laki-laki itu merupakan I Made DHR yang sebelumnya dilaporkan menghilang sejak hari Senin tanggal 19 Juli 2021 sekitar pukul 18.00 WITA.

Atas temuannya itu, saksi langsung bergegas menghubungi pihak keluarga korban.

Usai mengubungi keluarga, kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian guna penanganan lebih lanjut.

“Mayat ditemukan  mengambang tertelungkup menggunakan celana pendek hitam garis coklat baju kaos hitam dengan poisisi kepala berada di utara. Kondisi mayat sudah  mengalami pembusukan,”terang Iptu Oka Bawa. 

Sementara itu, sebelumnya, Kapolsek Mengwi AKP I Nyoman Darsana, Selasa (20/7/2020) mengatakan usai menerima laporan orang hilang, pihaknya bersama masyarakat langsung melakukan pencarian.

“Kami langsung melakukan pencarian. Kami berupaya mencari Hingg pukul 10 malam, tapi belum ditemukan juga,” terang AKP I Nyoman Darsana, Selasa (20/7). 

Pencarian pun dilanjutkan pada Selasa melibatkan warga, polisi dan petugas BPBD Kabupaten Badung. Namun hingga petang, belum ditemukan juga. 

AKP Nyoman Darsana menceritakan, sebelum hilang, pada hari Senin (19/7), korban sempat diketagui sedang mancing di sebuah kolam belakang rumahnya.

Saat itu korban mancing bersama dua temannya. Usai memancing, sekitar pukul 18.00 WITA, korban dan dua temannya kembali ke rumah.

“Namun tiba-tiba korban berlari menuju tegalan (parit) di belakang rumahnya itu,” beber AKP Darsana. 

Melihat hal itu, nenek korban bernama Ni Nyoman Suartini, 56 berupaya mengejar korban. Dia berlari sambil memanggil cucunya itu ke arah tegalan.

Namun di tegalan itu sang nenek tidak menemukan korban.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply