Polresta Akui Ada Pelanggaran Boshe Bali Buka saat PPKM Darurat, Tapi…

DENPASAR – Hasil olah TKP, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar akhirnya mengakui bahwa ada pelanggaran Boshe VVIP Karaoke di Jalan By Pas Ngurah Rai, Kuta. Karaoke tersebut pun terungkap melakukan pelanggaran.

Satuan Reskrim Polresta Denpasar telah melakukan olah TKP setelah publik digegerkan dengan Boshe VVIP Karaoke masih beroperasi hingga, Minggu (18/9).

“Kami langsung terjun ke TKP. Hasil olah TKP ternyata ada pelanggaran. Manajemen langsung ditegur,” beber Kasubbag Humas Polresta Denpasar, I Ketut Sukadi, Selasa (20/7).

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Pusat Tambah Rp55, 21 T Untuk Masyarakat Terdampak

Tanpa merinci hasil olah TKP, Kasubag Humas sebut, dari kepolisian hanya menegur. Pihaknya sebatas menegur karena Tim Yustisi dari Satpol PP Badung langsung melakukan pemasangan gari polisi dan memanggil manajemen VVIP Boshe Karaoke, Senin (19).

“Ya, sudah disanksi Pol PP dan kamu sudah menegur. Jiga masih mambandel, kami akan beri sanksi lebih tegas lagi,” katanya.

Dijelaskannya, Boshe VVIP Club dikenai sanksi karena terbukti secara diam-diam tetap buka saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Padahal hiburan malam tak diperkenankan buka karena bagian usaha nonesensial.

Pihak Polresta Denpasar juga sudah menyiapkan sanksi pidana jika klub malam tersebut melanggar lagi.

“Jika membandel dikemudian hari, selain izinnya dicabut, kita akan melakukan proses pidana. Jadi sementara sudah Satpol PP sudah melakukan penindakan,” lagi tandasnya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply