Kejari Klungkung Musnahkan Barang Bukti Perkara yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap,Narkoba Terbanyak

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA – Kejaksaan Negeri Klungkung kembali melaksanakan pemusnahan barang bukti, terhadap perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, Rabu 21 Juli 2021.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, narkoba masih mendominasi barang bukti perkara yang dimusnahkan di Klungkung.

Sejak pagi hari, berbagai barang bukti itu sudah dijejerkan di depan lobi kantor Kejari Klungkung.

Barang bukti yang dimusnahkan, merupakan perkara sejak Desember hingga Juli dan telah memiliki kekuatan hukum tetap di pengadilan.

Baca juga: Diperpanjang Sampai 25 Juli, Pedagang Asal Klungkung Ini Berharap Kebijakan PPKM Bisa Dilonggarkan

Dari sekian barang bukti hasil tindak kejahatan, barang bukti kasus narkoba masih mendominasi dengan 22 perkara.

” Dari sekian barang bukti narkoba itu, ada ganja seberat 1,4 kilogram. Itu merupakan barang bukti yang disita dari perkara atas nama I Dewa Made Wisnu Taran Ningrat,” ungkap Kasi Intel Kejari Klungkung, Erfandy Kurnia.

Barang bukti perkara narkoba lainnya antara lain narkotika jenis sabu-sabu dengan berat total 43,25 gram, nakoba jenis ektasi dengan berat 0,62 gram, serta pil merk Trihexyphenidyl yang merupakan barang bukti tindak perkara pidana kesehatan.

” Total barang bukti yang kami musnahkan hari ini terdiri dari 36 perkara. Paling mendominasi kasus narkoba dengan 22 perkara,” ungkap Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Klungkung, Siswandi.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan kali ini, lebih banyak dari tahun 2020 lalu yang totalnya sekitar 13 gram.

Sementara barang bukti lainnya yang dimusnahkan, kandang ayam dan paito togel dari 4 perkara, ada tali dalam perkara pencurian, satu bilah pisau dalam perkara senjata tajam, beberapa handphone dalam perkara ITE, dan sejumlah pakaian terkait kasus perzinahan.

Semua barang bukti itu dimusnahkan dengan cara dibakar oleh Kajari Klungkung, Rosalina Sibadariba.

” Kegiatan pemusnahan barang bukti ini, juga dalam rangka mempringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dan ulang tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke 2021,” ungkapnya.

Setelah pemusnahan barang bukti, Kejari Klungkung juga akan melaksanakan kegiatan pemberian tali kasih secara sederhana,  kepada pegawai honorer di lingkungan Kejaksaan Negeri Klungkung. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply