Diperpanjang Sampai 25 Juli, Pedagang Asal Klungkung Ini Berharap Kebijakan PPKM Bisa Dilonggarkan

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA – Pemerintah kembali memperpanjang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) hingga Minggu 25 Juli 2021 mendatang.

Beberapa pelaku usaha di Klungkung, berharap agar ada kelonggaran sehingga bisa tetap berdagang meskipun dalam suasana PPKM.

Seperti yang diungkapkan seorang pedagang asal Klungkung, I Ketut Sumiasa (34).

Dirinya sempat diminta tutup toko saat awal PPKM darurat beberapa waktu lalu. Sehingga ia sempat bingung bagaimana menafkahi keluarga.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp15 Miliar untuk BLT DD di Klungkung, Penerima Terbanyak di Wilayah Desa Klumpu

” Untuk PPKM kali ini semoga ada kelonggaran, agar kami tetap bisa buka toko untuk berjualan. Itu harapan kami sebagai masyarakat kecil,” ujar Sumiasa, Rabu 21 Juli 2021.

Selama PPKM darurat, Sumiasa mengaku membuka tokonya walau sepi pembeli.

Terkadang rasa waswas selau menghantuinya, jika sewaktu-waktu disambangi petugas dari Satgas Covid-19 Klungkung.

” Walau saya buka, tapi saya tetap terapkan protokol kesehatan ketat. Saya selalu minta pembeli terapkan prokes selama ke toko saya.

 Biar sama-sama jalan,usaha saya tetap jalan, upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 juga tetap jalan,” ungkapnya.

Terkait diperpanjanganya PPKM darurat, ia berharap kebijakan bisa dilonggarkan.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply