Cek Revitalisasi Lapangan Trisakti untuk PD U-20, Ini Komentar Bek BU

KUTA  – Beberapa waktu lalu, bek tengah senior Bali United Leonard Tupamahu menyempatkan diri untuk menyambangi Lapangan Gelora Trisakti, Legian yang masih dalam tahap revitalisasi untuk persiapan Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang.

Lapangan Trisakti menjadi satu dari empat lapangan penunjang yang dilakukan revitalisasi. Kebetulan Lapangan Trisakti ini adalah tempat latihan regular Bali United sejak 2015.

Selama revitalisasi, Serdadu Tridatu berpindah tempat latihan. Mulai dari Lapangan Karya Manunggal Sidakarya hingga Lapangan Yoga Perkanthi di Jimbaran.

Baca juga: Diperpanjang, Pencairan BPUM di BRI Bisa Sampai Desember 2021

Menurut Leo, banyak perubahan yang terjadi di Lapangan Gelora Trisakti setelah melalui tahapan revitalisasi. Jelas baginya, sebuah keuntungan lapangan tersebut bisa direvitalisasi karena Bali United ke depannya akan mendapatkan dampak yang sangat besar.

“Saya sempat mampir melihat Lapangan Trisakti dan kondisinya sudah berubah. Kualitas rumput di lapangan semakin baik, lampu penerang untuk malam hari juga semakin bagus,” kata mantan bek tengah Persija Jakarta ini.

Meski begitu, kata Leo, dia melihat sepertinya ruang ganti pemain dan pinggiran lapangan saja yang masih dalam tahapan penyelesaian.

“Sepenuhnya lapangan sudah mulai terlihat indah,” ungkap

Selain lapangan Trisakti, skuad Bali United biasanya melakukan latihan di Gelora Samudra Kuta yang saat ini juga dalam tahapan renovasi. Kedua lapangan ini tentu seakan menjadi kabar segar bagi Leo dan kolega.

Hal ini tidak terlepas dari fasilitas penunjang latihan yang akan mendukung kualitas seorang pemain di lapangan. Apalagi, tim juara Liga 1 2019 ini tengah membangun pusat olahraga Training Ground di Kawasan Pantai Purnama, Gianyar.

Perkembangan Bali United ini juga diikuti oleh tim-tim lain yang mulai serius terhadap keberadaan fasilitas penunjang olahraga yang berkualitas. Leo pun sangat senang dengan perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin memperhatikan fasilitas penunjang dalam sebuah tim lapangan hijau ini.

“Bagi saya keberadaan fasilitas yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan seorang pemain di lapangan. Sebab, secara mental para pemain pasti akan menikmati latihan di saat fasilitas penunjang itu mendukung.

Saya pikir kemajuan yang sangat luar biasa setiap tim di Indonesia mulai memperhatikan fasilitas penunjang dibandingkan ketika saya pertama kali merintis karier sepak bola di Indonesia,” jelasnya..

Pemilik nomor punggung 32 tersebut berharap pada masa yang akan datang, semua tim mampu dengan serius memperhatikan sarana latihan untuk timnya. Hal ini berdampak besar bagi perkembangan dasar para pemain sepak bola di klubnya maupun saat dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.

Bagi klub itu sendiri akan berdampak pada investasi jangka panjang kehidupan sebuah tim sepak bola. Sebagai calon pelatih masa depan, Leonard Tupamahu pun sudah berharap fasilitas semakin bertambah bagi tim-tim sepak bola di Indonesia.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply