Bansos PPKM Darurat Zonk, Koster Ngotot Garap Proyek PKB Rp2,5 Triliun

DENPASAR – Berjalannya PPKM darurat tanpa anggaran bansos dari APBD Provinsi Bali membuat warga kian merana. Padahal, aturan PPKM Darurat telah menekan gerak perekonomian warga.

Namun, proyek Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Gunaksa, Klungkung pernyata masih berlanjut. Megaproyek yang dibangun di tengah pandemi Covid 19 ini pun masih tetap berjalan dengan nilai proyek Rp2,5 Triliun.

“Tiang masih rapat dengan pak Sekda. Tentu masih berjalan sesuai tahapannya (Mega proyek PKB),” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Weda saat dihubungi pada Senin (19/7/2021).

Baca juga: GM Boshe VVIP Bali Sebut Foto Cewek Boshe Berkebaya Sudah Lama

Mega proyek yang diidam-idamkan Gubernur Bali Wayan Koster ini pun pembangunannya tak bisa lagi dibendung, meski proyek ini dibangun berdasarkan utang. Yakni disokong dari Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tahap demi tahap mega proyek ini masih tetap berlanjut dan kini, dikatakan Kadis PUPR, sudah masuk dalam tahap pengadaan. “Sekarang masih tahap pengadaan lahan dan pengadaan konsultan untuk perencanaan,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, kawasan Pusat Kebudayaan Bali ini berdiri di atas lahan seluas 320 hektar dan akan mengandung penjabaran dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Pengaplikasian di antaranya melalui hutan buatan, taman, fasilitas seni, pameran, kuliner UMKM hingga waduk dan pelabuhan hingga menjadikan kawasan ini merupakan kawasan lengkap yang mengimplementasikan filosofi dari visi pembangunan Bali tersebut.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply