Sosok Agus Ariawan, Youtuber Viral Bagi-bagi Uang di Jalanan Denpasar

DENPASAR – Aksi bagi-bagi uang yang dilakukan oleh youtuber asal Bali, bernama lengkap I Kadek Agus Ariawan sempat viral di media sosial Bali beberapa hari lalu. Tak pelak, aksinya itu pun menuai pujian dari warga net di media sosial. 

Dalam melakukan aksinya dia membagikan sejumlah uang pecahan Rp50 ribu kepada sejumlah pengendara saat berhenti di lampu merah jalan di sejumlah ruas jalan di Denpasar. Seperti di perempatan jalan Ahmad Yani Utara, jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, jalan Patimura, Perempatan Gatsu Tengah, perempatan jalan Nangka dan dan di Taman Kota Lumintang.

Lantas siapakah sosok pemuda berhati mulia ini? I Kadek Agus Ariawan merupakan youtuber pemilik chanel Youtube Ariawan Agus. Jauh sebelum pandemi, Agus merupakan seorang HRD di sebuah hotel di Kuta, Badung. Sejak pandemi melanda, kerjaannya pun terbengkalai. 

Baca juga: Karaoke Boshe Bali Buka saat PPKM Darurat, Netizen Berkomentar Pedas

Di tahun 2020, pemuda asal Singaraja itu mulai serius mengelola akhun yotubenya. Melalui akunnya itu, diamemproduksi sejumlah konten bersifat informatif. Sejak saat itu jugalah Chanel youtube milik pemuda kelahiran Tejakula, Buleleng, 13 Agustus 1993 ini mulai berkembang. Hingga kini akunnya sudah memiliki lebih dari 150 ribu subscriber. 

Pandemi kian parah. Hingga akhirnya Bali kembali ditetapkan PPKM. Melihat banyak masyarakat yang susah, Agus lalu tergerak hatinya untuk menolong sesama. Uang jutaan rupiah yang didapatkannya dari youtube itu kemudian dibagikannya ke sejumlah masyarakat dan pengendara yang melintas di jalan. Aksinya itu kemudian viral di media sosial. 

“Uang itu murni dari hasil YouTube. Saya pikir karena saya punya rejeki lebih, alangkah baiknya saya membagikannya kepada sesama yang membutuhkan. Apalagi di suasana serba susah seperti sekarang ini,” katanya, Senin (19/7/2021).

Aksi bagi-bagi uangnya itu memang baru pertamakali dilakukannya. Namun sebelum-sebelumnya, dia kerap mengirim bantuan kepada pengelola rumah singgah yang ada di Denpasar.

“Untuk bagi-bagi uang baru pertama kali, namun biasanya setiap bulan mengirim bantuan ke RHI Bali,” ujarnya.

Meski bernilai positif, aksinya itu tak luput dari cibiran. Terutama ada beberapa pihak yang mempertanyakan kenapa dirinya merekam aksinya itu jika memang tujuannya mulia. 

Ditegaskannya, bahwa yang terpenting dari tindakannya itu adalah niat yang tulus. Bukan pencitraan seperti yang ditudin sebagian orang.

“Pasti ada komentar miring. Yang penting niat saya tulus dan ini atas nama subscriber saya,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa aksinya ini juga untuk menularkan hal-hal baik bagi sesama. Agar mereka yang memiliki kemampuan ekonomi yang cukup bisa berbagi untuk mereka yang membutuhkan.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply