Mes Diklat Pramuka dan Kampus Poltrada Jadi Isolasi Terpusat Tabanan

TABANAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan memastikan bahwa lokasi Mes Diklat Pramuka Kwarda Bali yang berada di Kawasan Taman Pujaan Bangsa Margarana Banjar Kelaci, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan dijadikan tempat isolasi terpusat bagi perawatan pasien Covid-19.

Ini dilakukan Kodim 1619/Tabanan untuk membantu penanganan Satgas Covid-19 Kabupaten Tabanan. Hal itu disampaikan Dandim 1619/Tabanan Letkol Ferry Adianto saat meninjau pelaksanaan Isolasi terpusat di Mes Diklat Kuarda Bali, Minggu (18/7).

Dia menyebut pihaknya menyediakan tempat isolasi untuk pasien Covid-19 mengingat lonjakan kasus Covid-19 yang belakangan ini terjadi di Tabanan yang dominan pasien Covid-19 berasal dari orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Dapur Umum Didirikan di Klungkung, Nakes Bakal Disuplai Telur Rebus

Penyiapan tempat isolasi terpusat juga sesuai arahan dari Panglima Kodam IX/Udayana kepada jajaran di bawahnya termasuk Kodim 1619/Tabanan.

Terkait kesiapan tempat isolasi di Mes Diklat. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten.

“Mes Diklat nantinya diperuntukkan kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19. Untuk mengurangi resiko penyebaran covid-19 dan menekan angka kasus suspect covid-19 di wilayah Tabanan,” jelasnya.

Mengenai fasilitas baik itu jumlah kapasitas ruangan, obat-obatan dan petugas kesehatan. Sejauh ini daya tampung dari Mes Diklat sebanyak 36 orang. Dengan petugas kesehatan nantinya dari Dinas Kesehatan Tabanan dan anggota TNI.

Selain itu pihaknya juga telah menerima bantuan obat-obatan sebanyak 40 box dan menerima bantuan masker sebanyak 25.200 picies yang nantinya dipergunakan saat isolasi mandiri dilakukan. Kemudian juga dibagikan kepada warga saat dilakukan operasi PPKM Darurat.

“Untuk Masyarakat yang saat ini masih melaksanakan Isolasi Mandiri agar bersedia memanfaatkan fasilitas Isolasi terpusat,” pungkasnya.

Sejak dibuka Mes Diklat sebagai lokasi isolasi terpusat pasien Covid-19 per Minggu kemarin. Sudah ada sebanyak 19 orang masyarakat yang datang menjalani isolasi terpusat. Mereka yang datang berasal dari Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Desa Cepaka Kediri dan Desa Banjar Anyar Kediri.

Sementara itu Sekda Tabanan yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 I Gede Susila bahwa atas arahan Bupati dan Forkopimda Tabanan, Pemkab selain memanfaatkan Mes Diklat Kwarda Pramuka Bali di areal Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana sebagai lokasi isolasi terpusat juga Kampus Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan

Dua tempat isolasi tersebut khusus diperuntukkan untuk isolasi bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan orang tanpa gejala (OTG) atau gejala ringan (GR).

Pemanfaatan Poltrada sebagai tempat isolasi terpusat sudah memperoleh izin dari komunikasi tersebut. Persiapan tengah dilakukan. Dan kapasitasnya direncanakan 80 tempat tidur.

“Dua lokasi untuk sementara ini. Nanti kalau memang perlu ditambah lagi, kami akan upayakan,” sebutnya.

Soal tenaga kesehatan atau nakes untuk kepentingan isolasi terpusat, Susila menyebutkan sudah siap. Menurutnya, penerapan isolasi terpusat bukan hal baru.

“Sudah ada pengalaman. Tinggal menghidupkan kembali,” jelas Susila.

Disinggung soal tempat isolasi terpusat pada jenjang lainnya seperti di tingkat kecamatan dan desa, dia mengaku belum memperoleh laporan apakah sudah ada yang siap atau belum.

“Saya belum data. Kalau dulu-dulu ada. Ini kan edarannya baru lagi. Kami juga sedang sosialisasikan,” pungkasnya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply