Tingkat Hunian Ruang Covid pada RS di Tabanan Capai 72 Persen

TABANAN – Angka kasus Covid-19 membuat Kabupaten Tabanan kembali menjadi zona merah. Artinya risiko tinggi penularan Covid-19. Tak pelak, kebutuhan ruang perawatan bagi pasien meningkat.

Bahkan sampai dengan Rabu (15/7), tingkat keterisiannya kamar sudah mencapai 72 persen.

Adanya peningkatan kasus Covid-19, diperkirakan akan terjadi penambahan ruang isolasi dan tempat tidur bagi kasus yang bergejala Dan kini tengah diupayakan pemerintah setempat.

Baca juga: Menko Airlangga: Surplus Neraca Perdagangan Sinyal Pemulihan Ekonomi

Setidaknya lagi 30 tempat tidur dengan melakukan pengembangan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Tabanan.

“Kami upayakan, kalau mendesak sekali, menambah tempat tidur lagi 30 di Rumah Sakit Tabanan,” ujar Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila, Kamis (15/7).

Dia menyebutkan saat ini tingkat ketersedian kamar ruang isolasi di seluruh rumah sakit di Tabanan berada pada posisi 72 persen. Baik rumah sakit pemerintah dan swasta.

“Kalau daya tampung masih memungkinkan. Per kemarin, Rabu (14/7), tingkat keterisiannya 72 persen di semua rumah sakit di Tabanan,” sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan, dr I Nyoman Suratmika, yang dikonfirmasi terpisah menambahkan tingkat keterisian 72 persen dari 165 tempat tidur non-ICU di seluruh rumah sakit di Tabanan dan enam tempat tidur ICU di Rumah Sakit Tabanan itu menandakan terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi positif.

Karena sebelumnya, tingkat keterisian hanya berada pada rentang 30 sampai dengan 60 persen.

“(Meningkat) sejak dua minggu terakhir,” imbuhnya.

Walaupun terjadi peningkatan kebutuhan, upaya penambahan ruang dan tempat tidur isolasi akan ditempuh.

“Sekarang dikembangkan 30 tempat tidur lagi. Kalau ada penambahan lagi. Kalau dikembangkan bisa jadi 200 tempat tidur,” terangnya.

Dia mengaku lonjakan kasus Covid-19 di Tabanan banyak faktor penyebab. Seperti penularan Covid-19 saat acara pernikahan, aktivitas masyarakat, klaster keluarga. Juga salah satunya belum terbentuk kekebalan tubuh secara kelompok. (Herd Immunity), lantaran masih banyak masyarakat yang belum divaksin.

“Untuk itu guna mengurangi risiko tertular kami minta segera masyarakat datangi fasilitas kesehatan yang minta di vaksin Covid-19,” tandasnya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply