Pemkot Denpasar Akan Bagi-Bagi BLT Rp300 Ribu untuk Warga Kelurahan

DENPASAR – Setelah diberitakan sebelumnya tidak menganggarkan dana bantuan sosial serangkaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, akhirnya Pemerintah Kota Denpasar berubah pikiran.

Buktinya, kini Pemkot Denpasar akan menggelontorkan bantuan langsung tunai  (BLT) untuk masyarakat terdampak. Menurut Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa, bantuan ini diberikan kepada 10.119 keluarga dari 16 kelurahan di Kota Denpasar. Jadi, anggaran dari Pemkot Denpasar ini bukan untuk warga di desa.

Artayasa menjelaskan, setiap kepala keluarga mendapatkan Rp 300 ribu dan diberikan pada Juli 2021 ini saja bertepatan dengan pelaksanaan PPKM darurat.

Baca juga: Singapura Tambah Investasi di Indonesia, Fokus BKK dan KEK

Adapun anggaran untuk memberikan BLT ini bersumber dari APBD Kota Denpasar tahun 2021 dari pos Belanja Tak Terduga (BTT).

Besaran dana yang dikeluarkan sebesar Rp 3.035.700.000 atau Rp 3 miliar lebih.

Untuk progres pencairan saat ini dananya sudah masuk ke rekening Dinas Sosial dan tinggal koordinasi dengan BPD Bali.

“Dananya akan langsung ditransfer langsung ke penerima lewat BPD Bali,” katanya.

Penerima adalah warga terdampak Covid-19 yang bukan penerima PKH ( Program Keluarga Harapan)  maupun BST (bantuan sosial tunai) untuk mencegah   penerima dengan data dobel.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan selain pemberian BLT untuk warga terdampak di kelurahan, juga ada BLT untuk masyarakat yang terdampak di 27 desa.

Untuk warga di desa, bantuan akan diberikan lewat BLT Dana Desa. Data penerima BLT di 27 desa sebanyak 5.237 keluarga.

“Untuk sekarang di dana desa ada Rp1,5 miliar untuk BLT ini, juga dapat Rp 300 ribu per KK,” katanya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply