Pelaku Curanmor Milik WN Rusia Ditangkap di Terminal Ubung

BADUNG- Lagi, seorang terduga anggota jaringan curanmor Bayung Oktaviani, 27, diringkus tim Unit Reskrim Polsek Kuta Utara.

Tersangka Bayung ditangkap polisi saat hendak menjual motor curian di kawasan terminal Ubung, Denpasar, Selasa (13/7) sekitar pukul 19.00 WITA.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Made Purwantara menerangkan, kejadian bermula sekitar pukul 14.30, saat bule sekaligus saksi korban bernama Dimitrii Salikop memarkir sepeda motor sewaannya.

Baca juga: Lagi, Diminta Tutup, Pemilik Usaha Adu Mulut dengan Tim Satgas

Saat itu, korban memarkir sepeda motor Yamaha Max warna putih Nopol DK 6645 KAK di areal parkir depan Villa Bima Sakti Villa, di Jalan Raya Batu Mejan, Canggu, Kuta Utara, Badung tempatnya menginap.

Kemudian, bule asal Russia itu langsung masuk ke kamarnya untuk mandi.

Usai mandi, Dimitri kembali ingin keluar menggunakan sepeda motor itu. Namun saat ke tempat parkir, korban sudah mendapati sepeda motornya sudah tidak ada di tempat alias raib.

Mendapati sepeda motornya hilang, korban langsung menghubungi pemilik motor rental I Wayan Darmono, 41.

Selanjutnya, atas informasi dari Dimitri, pria asal Banjar Pengosekan kelod, Desa Mas, Ubud, Gianyar ini langsung melapor ke Polsek Kuta Utara. 

“Saksi memarkirkan motor dalam posisi kunci kontak masih nyantol,” terang Iptu Made Purwantara saat dikonfirmasi Kamis (15/7).

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta.

Selanjutnya, atas laporan korban, tim Opsnal Reskrim langsung turun melakukan penyelidikan dan menghimpun informasi bahwa pelaku akan melakukan transaksi sepeda motor hasil curian di kawasan Terminal Ubung.

Bersama Perhimpunan Rental Motor (PRM) Bali, tim akhirnya bergerak ke Terminal pukul 19.00.

Pria yang diketahui asal Lumajang Jawa Timur pun tertangkap basah sebelum terjadinya transaksi barang curiannya.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Kuta Utara guna proses lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Yamaha N Max warna putih Nopol DK 6645 KAK hasil curian, dan satu unit sepeda motor Honda Supra Nopol W 5416 UN milik pelaku.

“Kami masih dalami keterangannya untuk mencari tahu jaringannya yang masih berkeliaran. Ngakunya baru satu, kali namun kami masih telusuri dari keterangannya,”tegas Iptu Made Purwantara.

Selanjutnya, selain ditahan, pelaku juga dikenakan Pasal 363 KUHP.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply