Dihantam Covid-19 dan PPKM Darurat, Proyek Pasar Gianyar Jalan Terus

GIANYAR – Proyek pembangunan Pasar Gianyar tetap berjalan selama PPKM Darurat, karena masuk sektor kritikal. Guna mencegah klaster Covid-19, pelaksana menerapkan protokol kesehatan ketat. Bahkan, pekerja diberikan asupan vitamin dan rutin menyemprotkan disinfektan.

Pelaksana proyek, Sang Putu Arsana mengatakan secara konstruksi pembangunan pasar Gianyar tidak terdampak PPKM.

“Kami terus mengerjakan pembangunan pasar. Ada 470 orang tenaga terus bekerja mengejar target,” ujar Arsana, Rabu (14/7).

Baca juga: Puluhan Siswa Tamatan SD di Buleleng Terindikasi Drop Out

Tenaga yang bekerja di bidang arsitektur hingga struktur kecil seperti kekurangan tangga, dan penataan landscape.

“Secara umum, struktur utama sudah selesai. Untuk pemasangan instalasi sedang on progres di lantai IV,” jelasnya.

Per Juli 2021, progres pengerjaan mencapai 70,4 persen dari rencana yang ditarget 67,8 persen.

“Jadi pengerjaan ada deviasi (kelebihan target) sebesar 2,8 persen,” ujarnya.

Terkait PPKM Darurat, diakui tidak ada masalah berarti. “Dari sisi material, kami sudah tidak ada. Ini sudah masuk pengerjaan lokal saja. Barang yang didatangkan dari luar, seperti keramik, sudah ready di sini. Jadi kendala barang dan material tidak ada,” terangnya.

Bahkan, apabila PPKM Darurat diperpanjang, juga tidak ada kendala. “Tidak akan pengaruhi progres. Sebab kami mulai masuk di arsitektur,” jelasnya.

Mengenai upaya menekan penyebaran Covid, pihaknya memberlakukan prokes ketat.

“Misalnya seperti ada pengemudi atau tenaga truk, keluar masuk di pintu masuk kami semprot. Tidak boleh mereka masuk ke dalam. Truk parkir disini, nanti dari kami masukkan barangnya ke dalam,” ungkapnya.

Selain itu, bagi tenaga kerja, setiap Minggu diberikan asupan vitamin. “Pekerja tinggal di bedeng. Sebelum keluar masuk, wajib cek suhu, cuci tangan, ada protap. Bahkan penyemprotan disinfektan tiap dua hari sekali, di proyek maupun di bedeng,” ungkapnya.

Tenaga kerja juga sudah divaksin anti covid. “Untuk vaksin, vaksin satu sudah semua. Ada yang tinggal menunggu vaksin kedua tinggal 50 orang saja,” pungkasnya.

Proyek pasar Gianyar tersebut senilai Rp 224 miliar. Direncanakan rampung 6 November 2021. Pedagang yang selama ini direlokasi ke Kelurahan Samplangan dijanjikan akan ditampung kembali apabila pasar baru rampung.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply