Rakyat Susah Makan, PN Denpasar Malah Renovasi Gedung Rp3, 5 Miliar

DENPASAR– Di tengah kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit dan susah, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar justru malah bersolek dengan merenovasi salah satu gedung utamanya.

Bahkan, renovasi gedung yang di bawahnya berisi ruang kerja ketua PN, wakil Ketua PN, dan sebagian ruang hakim itu menelan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar.

“Renovasi meliputi perbaikan atap dan plafon ruangan. Kondisi bangunan sudah tua dan atapnya banyak yang rusak. Kayu kerangka atap sudah lapuk, sehingga banyak bocor bila hujan,” kata Ketua PN Denpasar, Sobandi, Rabu (14/7).

Baca juga: Wujudkan Herd Immunity, Lanud Ngurah Rai Gencarkan Serbuan Vaksinasi

Menurut Sobandi, sejatinya rencana renovasi sudah lama diagendakan, jauh sebelum Covid-19.

Namun, baru terlaksana tahun ini.

Sedangkan disinggung sumber dana, Sobandi menyebut jika sumber dana renovasi berasal dari hibah Pemprov Bali dengan PAGU anggaran sebesar Rp 3,5 miliar.

Proyek gedung di Jalan PB Sudirman itu tendernya dimenangkan PT Dawan Sakti dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari.

Selain renovasi gedung, PN Denpasar juga akan melengkapi sejumlah fasilitas umum.

Diantaranya, membangun toilet di bagian pelayanan satu pintu untuk masyarakat dan toilet difabel.

Menurut Sobandi, toilet tersebut sangat diperlukan. “Kasihan kalau para difabel harus ke toilet di belakang gedung, toiletnya lumayan jauh” imbuh pria asal Bandung, Jawa Barat, itu. 

Selain toilet, PN Denpasar juga akan disiapkan ATM Bank BTN. Sobandi menyebut ATM tersebut sangat dibutuhkan pengguna layanan agar tidak bolak-balik ke bank.

“Kalau anggaran pembangunan pengerjaan gerai ATM ini dibiayai sendiri oleh BTN,” bebernya.

Hakim yang tidak lama lagi pindah tugas ke PN Jakarta Pusat itu memastikan renovasi gedung tidak mengganggu anggaran penanggulangan Covid-19.

“Karena sudah lama direncanakan, saya kira tidak mengganggu anggaran penanggulangan Covid-19,” tukas Sobandi.

Dijelaskan lebih lanjut, ke depan PN Denpasar juga merancang memperluas tempat parkir.

Untuk mengatasi ketersediaan areal parkir yang sempit, parkir kendaraan akan dibuat bertingkat. Terakit rencana pembangunan tempat parkir, pihaknya sudah mengajukan permohonan ke Mahmakah Agung. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply