Sembilan Orang Meninggal Dunia, Kasus Positif 277 Orang.

Ilustrasi. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penambahan kasus positif dan kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data resmi pada Selasa (13/7), kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 277 orang, kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 9 orang. Meski demikian, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 114 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia melonjak drastis di angka 9 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 114 orang dan kasus positif Covid-19 melonjak di angka 277 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Selasa (13/7).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 18.086 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 15.902 orang (87,92 persen), meninggal dunia sebanyak 382 orang (2,11 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.802 orang (9,97 persen)

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun. “Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (Asmara Putera/Balipost)

Sumber https://www.balipost.com/news/2021/07/13/204172/Sembilan-Orang-Meninggal-Dunia,Kasus…html

Leave a Reply