Kesulitan Air Bersih Pasca Banjir, Warga Kusamba Klungkung Sempat Mengungsi ke Rumah Kerabat

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA – Warga asal Banjar Anyar Kusamba, Ni Wayan Eden (40), Kamis 10 Juni 2021, tampak sibuk membersihkan rumahnya yang terendam banjir, Rabu 9 Juni 2021.

Setelah banjir, ia pun mengeluhkan kesulitan air bersih karena air di sumurnya keruh dan amis.

Ia terpaksa membeli air mineral untuk keperluan minum dan memasak.

Wayan Eden menjelaskan, warga di wilayah Dusun Bingin sebagian besar memanfaatkan sumur untuk mendapatkan air bersih. Hanya saja karena banjir, sumur milik Ni Wayan Eden itu terendam hingga airnya keruh.

Baca juga: Pasca Terjangan Banjir di Desa Kusamba Klungkung, Sumur Wayan Eden Keruh dan Berbau Amis

“Banjir sebenarnya mulai surut sekitar pukul 6 hingga 7 malam kemarin. Saat saya cek, air sumur ternyata keruh dan baunya amis. Karena di sekitar sini kan banyak warga yang usaha pemindangan,” ungkap Ni Wayan Eden, Kamis.

Kondisi tersebut membuat Ni Wayan Eden harus membeli air mineral untuk keperluan memasak dan minum.

Sementara untuk mandi, ia masih memanfaatkan air sumur, walaupun kondisinya keruh.

“Kalau untuk masak tidak berani pakai air itu (sumur). Cuma untuk mandi saya terpaksa pakai air kerih itu,” ungkapnya.

Selain itu, karena banjir itu beberapa warga juga sempat mengungsi ke rumah kerabat.

Hal ini juga dialami oleh Eden.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply