Dua Pelukis Milenial Asal Bali Gelar Pameran Bertajuk Lautan, Swoofon: Untuk Mengingat Masa Kecil

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ditengah Pandemi Covid-19 membuat beberapa kegiatan sempat terhenti total.

Banyak orang yang tidak bisa menyalurkan kreativitasnya dikarenakan banyaknya larangan.

Namun ternyata beberapa seniman tetap dapat menyalurkan bakatnya seperti dua pelukis Milenial asli Kota Denpasar, Wayan Donik Dangin (31) dan Wayan Subudi Adnyana atau yang biasa dipanggil Swoofon (1994).

Beberapa lukisan hasil karya mereka dipajang langsung dipameran yang bertempat di Art Hotel Sanur Denpasar.

Ketika ditemui, Swoofon mengatakan bahwa konsep dari lukisan yang ia buat dengan Donik bertema kan tentang masa kecil mereka ketika sedang berada di pesisir laut. 

Pameran Bali Bangkit Serangkaian Pesta Kesenian Bali Akan Hadirkan 95 IKM dan 9 UKM Kuliner

Kepik Mas Bali Gelar Pameran Ikan Mas Koki di Denpasar, Hadiah Kang Cing Wie Kepada Raja Jaya Pangus

“Kita lagi mengangkat memori-memori masa kecil kami saya, Wayan dan Donik. Jadi kami berdua bikin duet untuk mengangkat memori-memori kami dari pesisir. Karena kan keluarga kami khususnya orangtua bekerja melaut, bapak saya juga. Jadi kami ingin menuangkan memori masa kecil,” ungkapnya pada, Kamis 10 Juni 2021.

Lebih lanjutnya ia mengatakan, memang mungkin tidak banyak teman-teman khususnya di Denpasar atau daerah lain memiliki memori masa kecil dengan pesisir.

Dari sanalah keinginan mereka untuk melihatkan ke teman-teman bahwa inilah yang alaminya di masa kecil. 

“Seperti saya dulu yang waktu SD ikut bapak saya ke tengah laut pada malam hari untuk mencari ikan. Maka dari itu gambarnya seperti tumbuh-tumbuhan di laut yang pernah kami lihat, hewan-hewan laut yang pernah diburu sama orang tua kami, kalau Donik pernah mencari hewan laut di Pantai dengan teman-temannya,” tambah Pria dengan profesi Full Time Artist dan Freelance Design. 

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply