BHP Mandeg di Gianyar, Perbekel Medahan Talangi Gaji Tenaga Kebersihan

TRIBUN-BALI.COM, GIANYARDana Bagi Hasil Pajak (BHP) dari Pemerintah Kabupaten Gianyar kepada desa dinas se-Kabupaten Gianyar, Bali, kini tidak bisa dicairkan.

Hal ini dikarenakan merosotnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar pasca pandemi Covid-19.

Di mana, jangankan untuk program desa, hanya untuk memenuhi biaya operasional pemerintahan saja, Pemkab Gianyar kini kelimpungan, dan harus melakukan efisiensi besar-besaran.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Jumat 11 Juni 2021, tidak cairnya BHP ini menimbulkan persoalan baru di tingkat desa.

Baca juga: Terungkap! Terduga Pembuang Sampah Medis di Bitera Gianyar Oknum Pegawai Kontrak RSUD Gianyar

Pasalnya selama ini, beberapa desa menggunakan dana tersebut untuk menggaji tenaga kebersihan desa.

Akibat hal tersebut, kini para petugas kebersihan di desa pun terancam tidak gajian.

Satu di antara desa yang memanfaatkan BHP untuk merekrut tenaga kebersihan desa ialah Desa Medahan.

Dikarenakan keberadaan tenaga kebersihan sangat penting untuk keindahan desa, perbekel setempat pun rela mengeluarkan kocek untuk kelangsungan hidup para tenaga kebersihan.

Perbekel Medahan, I Wayan Bhuana membenarkan, tenaga kebersihan desanya yang digaji menggunakan BHP kini tidak bisa menerima gaji.

Namun pihaknya sendiri telah memahami kondisi keuangan daerah saat ini.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply