Polisi Menduga Mia Depresi dan Terjun dari Tebing Setinggi 115 Meter

BADUNG – Polsek Kuta Selatan memintai keterangan sejumlah saksi terkait kematian Maria Goretti Putu Erayani Sri Rahayu alias Mia, 29. Polisi pun menduga Mia melakukan bunuh diri karena depresi dan terjun dari tebing ketinggian padang Sunset Point, terjun ke Pantai Batu Karang, Banjar Dinas Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, kedalaman 115 meter, Rabu (9/6) sekitar pukul 10.35.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus Sooai mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Tentu, beberapa warga yang menemukan sepeda motor sepeda motor Honda Vario Techno hitam bernopol DK 4107 Ol beserta kunci yang masih nyentol.

Keterangan sejumlah warga, tak ada satupun  mengetahui jam berapa Mia datang ke padang atau persisnya di lahan kosong sebelah Restoran Sunset Point.

Enggan berspekulasi terkait waktu dan dengan siapa Mia datang ke lahan kosong sebelah Restoran Sunset Point itu, Kompol Yusak menyatakan, dari keterangan sejumlah saksi dan sejumlah bukti petunjuk yang diamankan dari TKP, kuat dugaan Mia bunuh diri.

Baca juga: Soal Seleksi CPNS dan P3K Tabanan, Ini Informasi dari Pemkab

Sebab, hasil identifikasi sementara tidak ditemukan unsur penganiayaan, pencurian termasuk pemerkosaan. Dijelaskan Kompol Yusak temuan berbagai barang milik almarhum Mia, di antaranya, sepeda motor beserta kunci yang masih nyantol.

Berikutnya, sandal dan jaket switer di atas tebing. Dompet beserta identitas termasuk uang tunai kurang lebih Rp 250 ribu dan sebuah HP Vivo warna hitam miliknya. Juga diamankan sehelai pakaian model terusan di dalam jok sepeda motor.

“Kuat dugaan almarhum depresi lalu bunuh diri. Diduga dia memiliki masalah pribadi dan kita masih dalami,” tegas Kapolsek Kuta Selatan, (10/6).

Mia sebelumnya menghilang dari rumah di Jalan Ketut Bal Nomor. 12, Dalung, Kuta Utara sejak 6 Juni 2021 sekitar pukul 22.00.

Jasad Maria Goretti Putu Erayani Sri Rahayu alias Mia di bawa ke RS Sanglah untuk kepentingan otopsi. Polsek Kuta Selatan pun masih menunggu hasil otopsi dari RS.

Selain hasil otopsi, penyidik akan memanggil keluargga korban untuk memintai keterangan. Dikatakan, menyangkut dugaan adanya utang piutang, ia belum bisa berasumsi sampai ke sana.

“Terkait motif sebenarnya, kami akan telusuri dari keterangan pihak keluarga. Ya kuat dugaan bunuh diri,” tutup Yusak.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply