Diduga Lakukan Pembunuhan Berencana pada Mantan Kekasihnya di Bali, Lorens Dituntut 20 Tahun Penjara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dari balik layar monitor, Lorens Parera (31) tertunduk lesu saat dituntut pidana penjara selama 20 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia dinyatakan bersalah telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Slovakia, Adriana Simeonova.

Surat tuntutan dibacakan oleh JPU I Made Lovi Pusnawan dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis 10 Juni 2021.

Diketahui, Adriana (korban) tewas di tangan terdakwa Lorens, yang tak lain adalah mantan kekasihnya. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah rumah Jalan Pengiasan III, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Denpasar. 

“Atas tuntutan, kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis, Yang Mulia. Mohon waktu 1 minggu,” pinta Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Sidang pembacaan nota pembelaan akan dibacakan pada Kamis pekan depan. 

Baca Juga: Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan WN Slovakia di Sanur, Jajaran Polsek Denpasar Selatan Diberi Reward 

Baca Juga: Kisah Cinta Pelaku dan WNA Slovakia Ini Bersemi di Raja Ampat, Tinggal di Bali Sejak Tahun 2020 

Sementara itu dalam surat tuntutan, JPU menyatakan, bahwa terdakwa Lorens bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sebagaimana Pasal 340 KUHP. 

“Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Lorens Parera berupa pidana penjara selama 20 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” tegas JPU I Made Lovi Pusnawan. 

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply