Cegah Demam Berdarah, BPBD dan Damkar Gianyar Bersihkan Limbah di Saluran Drainase

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – BPBD Gianyar dan Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar turun menangani bau busuk drainase di Banjar/Desa Sebatu, Tegalalang, Gianyar, Bali, Kamis 10 Juni 2021.

Dimana tumpukan limbah rumah tangga warga yang menumpuk tersebut disemprot menggunakan air dari mobil pemadam kebakaran.

Panjang drainase kotor tersebut hampir mencapai satu kilometer, hingga limbah tersebut jauh dari pemukiman warga.

Baca juga: Buang Limbah Rumah Tangga ke Irigasi, Kini Warga Sebatu Tegalalang Gianyar Terganggu Bau Busuk

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Prasesta mengatakan, sebenarnya membersihkan saluran drainase bukanlah tugas BPBD maupun Damkar.

Namun dikarena untuk mengantisipasi serangan nyamuk demam berdarah, akibat adanya genangan air limbah pada drainase warga, sehingga pihaknya pun turun membantu.

Terlebih lagi, kata dia, warga setempat sudah memiliki keinginan untuk membersihkan got tersebut.

Namun dikarenakan terkendala limbah terlalu banyak, sehingga tidak bisa dilakukan secara manual.

Baca juga: 2 Orang Pembuang Limbah Sablon di Denpasar Didenda Masing-masing Rp 750 Ribu

Karena itu dibutuh selang untuk melakukan penyemprotan.

“Panjang pembersihan sekitar satu kilometer tidak ada kendala, semua lancar saja. Kita semprot alirkan ke hilir, ada berupa tumpukan sampah yang menghalangi itu kita bersihkan. Aliran sudah lancar sekarang,” ujarnya.

Dengan hal ini, Ngakan Dibya meminta, ketika hal tersebut terjadi lagi, supaya pembersihan diupayakan menggunakan air PAM atau PDAM milik warga.

Namun ia berpesan agar tidak terjadi, lantaran di musim kemarau ini, genangan limbah rumah tangga di saluran drainase berpotensi menjadi sarang nyamuk demam berdarah.

 “Sebenarnya ini bukan tupoksi BPBD namun supaya tidak terjadi masalah lain, yakni DB,” ujarnya.

Sebelumnya warga Banjar/Desa Sebatu terganggu dengan bau tidak sedap tersebut sejak beberapa hari terakhir.

Bau itu muncul disebabkan macetnya aliran air yang biasa mengaliri saluran got depan rumah warga karena ada proyek perbaikan irigasi di hulu.(*)

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply