Warung di Gianyar Dilalap Api, Miris Tak Ada yang Bantu

GIANYAR – Beberapa warung di Jalan Gunung Agung, Lingkungan Kelod Kauh, Kelurahan Beng, Kecamatan Gianyar dilalap api, Rabu (9/5) pukul 11.41 Wita. Saat api menyembur, tak ada warga yang melakukan pertolongan pertama.

Pasifnya sikap warga setempat terungkap dalam video amatir yang diunggah warga di grup Facebook. Video berdurasi 4 menit lebih memperlihatkan api berkobar hingga petugas Damkar tiba.

Dalam video terdengar suara gas yang diduga bocor. Selama api berkobar, warga hanya menonton. Di kolom komentar, banyak yang menyayangkan tidak adanya pertolongan warga dekat lokasi kejadian.

Baca juga: Dramatis! Maling HP Dikejar-kejar Polisi hingga ke Semak-Semak

Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha yang membidangi Damkar pun angkat bicara mengenai pertolongan pertama saat kejadian.

“Yang paling pertama kan, yang membantu keluarga sendiri, lingkungan, sebelum petugas kami datang,” ujarnya, usai kejadian.

Menurutnya, partisipasi masyarakat terhadap sebuah kejadian bisa meminimalisir bencana.  Partisipasi dari masyarakat untuk menolong. Karena ini bencana, katanya, biasanya dengan suara kulkul (kentongan) sesuai Sima (kebiasaan adat) maupun Awig-awig (aturan adat).

Dia menegaskan, peran masyarakat begitu penting dalam setiap kejadian. Sedangkan, Damkar bertindak ketika mendapat laporan kejadian.

“Ndak mungkin kami ada di lokasi, karena memerlukan waktu tergantung jauh dekat lokasi itu,” ujarnya.

Dalam kebakaran warung milik Ni Made Sriasih, 50, di Kelurahan Beng, pihak Damkar sudah mengamankan si jago merah.

“Tadi sudah cepat kami atensi (beri perhatian) dengan dua buah armada yang menangani,” tegasnya.

Petugas berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar 45 menit. Tampak atap warung beserta isinya gosong.

“Penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan dari pihak kepolisian dan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply