Liga 1 Terapkan Sistem Bubble to Bubble, Pemain Minta PSSI Bisa Adil

DENPASAR – Suporter tentu senang dengan hasil rapat PSSI Rabu lalu (26/5) yang menentukan masa depan Liga 1 dan Liga 2 yang tetap menerapkan sistem promosi dan degradasi (promdeg).

Pasalnya, suporter dari klub kontestan liga 1 termasuk Serdadu Tridatu tidak setuju dengan kompetisi yang tanpa degradasi. Pemain Bali United pun ikut menyampaikan pendapatnya terkait sistem kompetisi musim 2021 ini.

Bek tengah Bali United Leonard Tupamahu menilai bahwa keputusan yang dibuat PSSI kali ini sudah sangat tepat.

Baca juga: Gencar Vaksinasi, Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir?

“Esensi dari liga itu jadi lebih terasa dan liga akan kompetitif dengan adanya sistem promosi dan degredasi,” terang Leo kepada Jawa Pos Radar Bali kemarin.

Mantan bek Persija Jakarta berharap besar Liga 1 musim ini bisa semakin adil untuk masing-masing klub. Maklum, sisstem bubble to bubble diterapkan di kompetisi musim ini.

Liga 1 terpusat di Pulau Jawa, sedangkan Liga 2 kemungkinan terfokus di luar Pulau Jawa. Bisa di Sumatera atau Kalimantan.

Leo memaklumi kompetisi dengan sitem seperti ini. Yang terpenting, menurutnya, PSSI bisa menjalankan kebijakan dan aturan yang seadil-adilnya kepada seluruh klub, terutama klub yang berasal dari Pulau Jawa.

“Saya berharap penyelenggaraan bisa berjalan tepat waktu. Kalau soal format ini, saya sebagai pemain harus bisa mengerti dengan situasi pandemi sekarang.

Tinggal PSSI saja yang harus bisa menjalankan aturan dan kebijakan yang seadil-adilnya agar klub diluar Pulau Jawa bisa aman dan tenang dalam kompetisi ini,” tutupnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply