Soal Dipangkasnya THR Keagamaan 2021, PNS Pemprov Bali Ada yang Menerima dan Ada Menyatakan Kecewa

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kebijakan pemerintah pusat yang memutuskan memangkas komponen tunjangan kinerja (tukin) pada Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan 2021 ditanggapi beragam oleh sejumlah abdi negara alias PNS.

Ari Sudarta, salah satunya. Ia mengaku memaklumi keputusan pemerintah tersebut.

Apalagi, saat ini menurut pria yang menjabat Koordinator Humas Sekretariat DPRD Provinsi Bali ini pemerintah sedang memfokuskan diri untuk melawan Covid-19.

“Kalau saya kanggoin aja, ini kan masih masa pandemi. Saya sih bisa paham pemerintah lebih berfokus menangani itu,” ujar dia saat ditemui di ruang Humas DPRD Bali, Rabu 5 Mei 2021.

Baca juga: Selama 20 hari Bentuk posko Pengaduan THR, Disperinaker Badung Akui Baru Terima Satu Aduan

Pun begitu, ia masih berharap agar pemerintah bisa melengkapi THR dengan berbagai komponen tunjangannya seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Sebenarnya kalau bisa sih dilengkapi seperti dulu, tapi ya itu kan sekedar harapan aja,” paparnya.

Saat disinggung apakah dirinya sudah mendapatkan THR keagamaan 2021, pria yang murah senyum ini mengaku belum menerimanya.

Ia mendapatkan informasi bahwa para PNS di lingkungan Pemprov Bali sedang dalam proses pencairan THR.

“Belum sih, tapi informasinya masih proses. Tapi pasti cair sebelum hari raya biasanya. Coba aja tanya ke BPKAD,” ujarnya.

Di sisi lain, seorang PNS di lingkungan Pemprov Bali lainnya yang tidak mau diungkap namanya mengaku kecewa lantaran dari awal Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan pembayaran THR penuh tahun ini.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply