Asisten Rumah Tangga Asal Indonesia Dipaksa Telan Kapas Kotor dan Rambut Rontok di Kamar Mandi

TRIBUN-BALI.COM, SINGAPURAAsisten Rumah Tangga asal Indonesia mengalami kekerasan dari majikannya di Singapura.

Muslikhah (24) ditampar bahkan pernah dipaksa menelan rontokan rambut dan kapas kotor di lantai kamar mandi.

Pengadilan Singapura sudah mengadili kasus kekerasan ini. Terdakwa bernama Tan Hui Mei (35).

Di hadapan hakim Tan mengaku bersalah atas lima dakwaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditimpakan kepadanya.

Baca juga: Cerita Udin TKI yang Tinggal di Malaysia Selama 35 Tahun, Dipulangkan karena Tak Punya Paspor

Baca juga: Wawancara dengan Dubes RI untuk Malaysia, Lebih 50 Persen TKI di Malaysia Ilegal

Dikutip dari Channel News Asia, Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara delapan minggu kepada Tan, Rabu 5 Mei 2021.

Ia juga wajib membayar kompensasi sebesar 3.200 dolar Singapura kepada asisten rumah tangga yang merupakan warga Indonesia.

Jika tidak membayar, hukuman penjara akan ditambah 16 hari. Vonis hukuman ini lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menghendaki penjara 12-15 minggu dan denda 3.200 dolar Singapura.

Rangkaian penyiksaan terhadap asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia itu terjadi di rumah yang dihuni Tan bersama suami dan tiga anak perempuannya serta ibu Tan.

Muslikhah mulai bekerja untuk Tan pada November 2018. Ia dijanjikan upah 600 dolar Singapura per bulan.

Ia diberi tugas pekerjaan rumah tangga, memasak, merawat anak bungsu Tan, yang saat itu masih balita.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply