Pria Pengedar “Permen Sabu” Asal Jember Divonis 11 Tahun

DENPASAR– Ramang Hindrawanto, 26, pengedar sabu dalam permen akhirnya divonis 11 tahun penjara.

Pria asal Jember, Jawa Timur, itu hanya mendapat potongan hukuman satu tahun penjara dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 12 tahun.

Menanggapi vonis hakim, Ramang pun tak langsung menerima putusan hakim.

Baca juga: Tragis, Karyawati LPD di Ubud Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Dapur

“Saya pikir-pikir, Yang Mulia,” ucapnya agak ketus kepada majelis hakim yang diketuai I Made Yuliada, Selasa (4/5).

Tak hanya terdakwa, JPU Ni Made Lumisensi juga menyatakan pikir-pikir.

Di sisi lain, hakim memiliki pertimbangan sendiri menjatuhkan hukuman lumayan tinggi.

Terdakwa memiliki sabu-sabu sebanyak 34 paket yang dikemas ke dalam bungkus permen. 

“Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 127 ayat (1) UU Narkotika,” tegas hakim Yuliada.

Selain pidana badan, hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa ditangkap anggota Satuan Narkoba Polda Bali di Jalan Tunjung Sari, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat.

Polisi menemukan 34 paket sabu yang sebagian dikemas dalam bungkus permen. 

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku, bahwa 32 paket sabu yang diambilnya di Jalan Tunjung Sari adalah milik Farid (DPO).

Sedangkan sisa 2 paket sabu masing-masing seberat 0, 2 gram adalah milik terdakwa dan Kadek Heryx Widiarsana (terdakwa berkas terpisah).

Dua paket sabu seharga Rp 600 ribu itu rencananya akan dipakai bersama.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply