Mimih, Bara Api Babi Guling Picu Dapur Warga Tabanan Ludes Terbakar

TABANAN – Apes betul yang dialami I Nyoman Tariarjawa, 53, warga Jalan Pulau Nias, Desa Dauh Peken, Tabanan.

Dapur rumah yang biasanya ia gunakan sebagai tempat penyimpanan barang-barang dapur dan peralatan rumah tangga ludes terbakar.

Dapur milik pria yang bekerja sebagai PNS ini mengalami peristiwa kebakaran, Selasa kemarin (4/5) sekitar pukul 10.15 Wita.

Baca juga: Kick Off Liga 1 Bulan Juli, Bali United Tolak Hapus Sistem Degradasi

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu unit televisi dan barang lainnya ludes terbakar.

Dengan kerugian korban ditaksir sekitar Rp 15 juta. Polisi menduga kebakaran dapur milik Tariarjawa disebabkan oleh bara api sisa mengguling babi.

Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Nyoman Sukanada mengatakan, api yang membakar dapur milik I Nyoman Tariarjawa baru dapat dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Dari keterangan saksi dan pemilik gudang, kebakaran dapur berawal dari korban yang beraktivitas sejak pagi buta sekitar pukul 04.00.

Korban kala itu membakar babi guling untuk keperluan warung makan miliknya. Korban membakar babi guling berada dekat di lokasi dapur miliknya.

Selanjutnya sekitar pukul 05.00 Wita korban yang usai membakar babi guling. Kemudian menyuruh karyawannya untuk mematikan bara api bekas pembakaran babi guling disiram menggunakan air.

Merasa bara api sudah mati, karyawan membuka warung babi guling jaraknya sekitar 30 meter dari dapur milik korban.

Namun, sekitar pukul 10.15 Wita, salah satu pembeli sedang makan. Melihat asap mengepul berasal dari bagian belakang dapur tersebut, korban panik, langsung mengecek ke lokasi.

Ternyata di lokasi tempat pembakaran babi guling tersebut api sudah membakar dapur miliknya. Melihat hal tersebut, saksi langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Tabanan untuk penanganan.

“Jadi, awalnya dilihat oleh pengunjung yang membeli babi guling,” kata Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Nyoman Sukanada.

Dia melanjutkan, setelah dilaporkan adanya kebakaran, 3 unit mobil damkar langsung terjun ke TKP untuk melakukan penanganan.

Penanganan memerlukan waktu sekitar 30 menit. Setelah meminta keterangan saksi, pemilik, serta olah TKP, penyebab kebakaran diduga oleh api bekas pembuatan babi guling yang melalap tumpukan serabut kelapa yang ada di lokasi.

“Kebakaran diduga bara api di bangunan tersebut masih ada kemudian melalap tumpukan serabut kelapa yang ada,” ungkapanya.

Beruntung akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, sebuah ruangan dapur atau gudang beserta TV bekas yang ada tak bisa diselamatkan.

“Kerugian ditaksir Rp 15 Juta. Jadi itu memang tempat pembuatan babi guling oleh sebuah warung babi guling di jalan Pulau Nias Tabanan,” pungkasnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply