Ini Sosok Jro Mangku King Versi Keluarga dan Kaling Perarudan Jimbaran

MANGUPURA – Aksi video Jro Mangku I Wayan Merta alias Jro Mangku King yang menyemprotkan obat serangga di mulutnya

viral di media sosial. Aksinya makin viral setelah Jro Mangku King meninggal dunia diduga karena minum obat serangga itu.

Namun, keluarga memastikan meninggalnya Ki Galang Pamungkas tersebut bukan karena aksi menyemprotkan obat nyamuk melainkan karena terkena serangan jantung.

Baca juga: Muncul Varian Baru Covid-19 di Bali, DPR RI: Ganggu Pemulihan Ekonomi

Menurut Nyoman Saputra, adik Jro Mangku King, meninggalnya almarhum itu karena serangan jantung dan bukan karena aksi nyeleneh menyemprotkan obat serangga ke mulutnya seperti video yang viral di media sosial.

Almarhum meninggal pada Minggu pagi (2/5). “Saat kejadian kalau tidak salah pukul 05.30 Wita. Saat itu setelah mandi beliau masuk ke kamar. Jadi, tidak benar meninggalnya setelah minum baygon,” ungkapnya.

Saat mendengar almarhum kesakitan yang pertama masuk ke kamar adalah anaknya. Setelah itu, dilarikan ke Rumah Sakit Bali Jimbaran.

“Saya langsung ambil mobil kemudian ngebut ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit didiagnosa terkena serangan jantung,” bebernya.

Terkait dengan aksi nyelenehnya yang viral di media sosial, ia mengakui  almarhum memang pernah melakukan aksi menyemprotkan obat serangga ke mulutnya.

Namun,  itu kejadiannya sudah tiga tahun lalu. Ia memasukkan video yang beredar tersebut tidak dilakukan dirumah.

“Memang benar kakak saya dalam video itu tapi itu sudah lama sekali, kalau tanggal pastinya saya tidak tahu. Kami juga sempat melarang setelah mengetahui hal itu,” bebernya.

Lebih lanjut, Jro Mangku King yang juga akrab disapa Ki Galang Pamungkas sebagai pemangku dan balian usada. Nama yang dikenal dari beliau adalah Mangku King.

Selama hidup almarhum sudah banyak mengobati masyarakat melalui metode tradisional. “Sudah sekitar 15 sampai 20 tahun beliau menjadi Jero Mangku dan balian,” jelasnya.

Selain itu,  Kaling Banjar Perarudan, Kelurahan Jimbaran I Ketut Nika menambahkan, ia sempat tidak percaya mendengar berita duka dari almarhum I Wayan Merta.

Ia juga membantah bahwa warganya meninggal setelah melakukan aksi meminum obat serangga.

“Semua tidak benar, dan mohon untuk pihak-pihak yang menyebarkan video aksi almarhum kemudian dikaitkan dengan video kematiannya, agar menghapus video tersebut,” bebernya,

 Ia mengakui,  almarhum merupakan pria yang humoris dan senang bercanda dengan keluarga. Ia juga sangat menyayangkan pihak-pihak yang telah menyebarkan video almarhum, sehingga mengundang pandangan buruk kepada almarhum.

“Saya selaku kepala lingkungan sekaligus keluarga almarhum,  mohon dengan hormat kepada seluruh pihak yang menyebarluaskan agar menghentikan,” bebernya.

Untuk diketahui, video Jro Mangku King yang menyemprotkan pembasmi serangga ke mulutnya santer beredar di media sosial.

Parahnya, video itu juga ada yang menggabungkan usai menyemprotkan obat nyamuk ditambahkan dengan video saat warga membersihkan jenazahnya.

Padahal, aksi nyeleneh tersebut sudah terjadi tiga tahun lalu. Jadi menimbulkan kesan bahwa Jro Mangku King meninggal usai menyemprotkan obat serangga ke mulutnya.

Almarhum rencananya akan diaben pada hari Kamis tanggal  6 Mei 2021 jam 10 pagi berlokasi di Setra Desa Adat Jimbaran.  

Sumber Radar Bali

Leave a Reply