29 Warga Binaan Lapas Singaraja Diusulkan Terima Remisi Idul Fitri

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Lapas Kelas IIB Singaraja mengusulkan 29 warga binaanya untuk menerima remisi atau pemotongan masa tahanan, saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Usulan itu dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kalapas Kelas IIB Singaraja, Mut Zaini dikonfirmasi Selasa , 4 Mei 2021, mengatakan sejatinya ada sebanyak 48 warga binaan yang beragama Islam.

Namun yang memenuhi syarat untuk diusulkan mendapatkan remisi hanya 29 orang.

Baca juga: Khusus Masyarakat di Atas 40 Tahun, Satgas Covid-19 Beri 50 Ribu Dosis Vaksin di Kecamatan Buleleng

Mereka masing-masing berasal dari kasus tindak pidana umum sebanyak 16 orang, dan 13 orang lainnya berasal dari kasus tindak pidana khusus.

Mantan Kalapas Makassar ini menyebut, 19 warga binaan yang beragama Islam itu tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi lantaran belum menerima putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, serta belum menjalani masa hukuman minimal enam bulan.

Usulan remisi ini kata Mut Zaini akan dijawab oleh Kemenkum HAM mendekati hari raya Idul Fitri disertai dengan surat keputusan (SK).

Ia pun berharap usulan tersebut dapat disetujui seluruhnya.

Sementara warga binaan yang menerima remisi nanti diharapkan tidak mengulangi perbuatannya.

“Remisi yang diterima biasanya untuk yang sudah menjalani enam bulan hukuman, akan mendapat potongan selama 15 hari.

Sementara yang sudah menjalani hukuman selama 12 bulan akan mendapat remisi selama 30 hari,” jelasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply