Tinggalkan Gerindra Menuju PDIP, Bupati Suwirta Sentil Sosok Koster

SEMARAPURA – Dunia politik Bali geger. Tak ada angin tak ada hujan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta “mendadak” berlabuh ke kandang banteng: PDI Perjuangan.

Keputusan berlabuh ke PDI Perjuangan dipilih Bupati Suwirta usai mundur dari Partai Gerindra dua tahun lalu.

Ya, setelah dua tahun mundur dari Partai Gerindra, Nyoman Suwirta dikabarkan didekati banyak partai politik agar mau bergabung.

Baca juga: KPN dan Waka PN Denpasar Digeser, Sobandi ke Jakarta, Rumega ke Jember

Setelah menimbang-nimbang, PDI Perjuangan yang akhirnya dipilih orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu.

Disela-sela acara PDI Perjuangan di objek wisata Taman Soekasada Ujung, Karangasem, Sabtu lalu (1/5), Suwirta mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai kader PDIP.

“KTA PDIP diberikan tanggal 1 Mei. Diberikan di Taman Ujung Karangasem,” ujar Suwirta blak-blakan kepada awak media.

Komunikasi yang baik dengan kader PDIP dan demi suksesnya pembangunan di Kabupaten Klungkung, menjadi alasan Bupati asal Nusa Ceningan itu memilih bergabung dengan PDIP.

Apalagi selama ini, menurutnya, Gubernur Bali, Wayan Koster yang notabene merupakan Ketua DPD PDIP Provinsi Bali sangat perhatian terhadap Klungkung melalui dukungannya terhadap pembangunan di Klungkung.

“Pembangunan di Klungkung menjadi salah satu pertimbangan bahwa pembangunan ini harus dilanjutkan.

Keberlanjutan pembangunan perlu koordinasi, perlu sinergitas. Kalau melanjutkan perjuangan pembangunan kan minimal ada wadah garis perjuangan (partai),” terangnya.

Sayangnya hingga kini, Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru belum bisa dimintai konfirmasi mengenai bergabungnya Suwirta ke PDIP. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply