Selama 20 hari Bentuk posko Pengaduan THR, Disperinaker Badung Akui Baru Terima Satu Aduan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung membuka Pos Komando (Posko) pelaksanaan Tunjangan Hari Raya (THR) 2021.

Hanya saja dalam kurun waktu 20 hari tercatat baru satu pengaduan yang masuk dan diterima di posko THR tersebut

Posko yang dibangun itu pun disebut-sebut sebagai bentuk fasilitasi pemerintah agar hak THR pekerja/buruh benar-benar bisa dibayarkan sesuai ketentuan yang ada.

Hanya saja jika perusahaan tidak bisa membayar karena dampak pandemi covid-19 bisa melakukan dialog dengan pekerja/ buruh untuk mencapai kesepakatan.

Baca juga: Puncak Keberangkatan Penumpang Melalui Terminal Mengwi Badung Diprediksi Terjadi pada 2 Mei Kemarin

Kepala Dinas Perinaker Badung, Ida Bagus Oka Dirga mengatakan bahwa pihaknya sudah membentuk Posko THR dari beberapa hari lalu.

Kebijakan pembentukan posko pun mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Kami sudah buat Posko (THR –red) tempatnya di Dinas Perinaker.

Posko sudah dibuka sejak 12 April, jadi posko THR ini bisa dimanfaatkan para pekerja atau buruh,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin 3 Mei 2021.

Sejak dibuka 12 April lalu atau 20 hari berjalan pihaknya baru menerima satu pengaduan.

Pengaduan yang masuk adalah terkait penegasan hak THR yang diperoleh.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply