Covid-19 di Bali Stagnan, Perketat Mudik Lebaran Cegah Kenaikan Kasus

DENPASAR – Kasus positif Covid 19 di Bali masih belum menurun meski sudah semua daerah di Bali sudah berada di zona orange.

Seperti update data yang dilansir Satgas Covid-19 Bali, Kamis (22/4). Berdasar data, masih ada penambahan kasus positif Covid 19 di Bali sebanyak 168 orang dan yang sembuh 220.

Sedangkan 9 orang meninggal dunia terkonfirmasi Covid-19. Saat ini, di Bali secara komulatif sudah ada yang positif sebanyak 43.653 orang dan yang sembuh sudah ada sebanyak 40.977 orang.

Baca juga: BI Bali Resmikan E-Retribusi di 4 Pasar di Kabupaten Tabanan

Untuk yang meninggal dunia ada sebanyak 1.283 orang. Untuk kasus positif Covid 19 yang masih aktif ada sebanyak 1.393 orang.

Potensi Covid-19 naik pasca mudik Lebaran terbuka lebar. Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bali I Made Rentin mengatakan,

Satgas Covid-19 Nasional telah merilis addendum SE Satgas Nasional tentang Peniadaan Mudik untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 sebelum tanggal 6 Mei dan setelah tanggal 17 Mei.

“Kami juga melakukan pengetatan mobilisasi PPDN, periode 22 April sampai dengan 05 Mei 2021 dan periode tanggal 18 sampai dengan 24 Mei 2021,” ujar Made Rentin.

Begitu juga syarat perjalanan menggunakan hasil negatif Swab-PCR atau rapid tes antigen dengan masa berlaku 1 x 24 Jam sebelum keberangkatan, atau bisa juga menggunakan GeNose C19.

“Saya berharap hal ini dapat dipedomani oleh semua pihak,” pungkas Made Rentin.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply