Ban Pecah, Truk Bermuatan 7 Orang Terjun ke Sungai, Satu Meninggal

SEMARAPURA– Sebuah truk dengan Nopol DK 8941 CH yang dikemudikan Marten Malo dengan tujuh orang penumpang asal Nusa Tenggara Timur terjun ke dalam sungai di Selatan Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Desa Takmung, Rabu (21/4) sekitar pukul 13.15.

Pasalnya kecelakaan tunggal yang diawali dengan pecah ban depan itu menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia sementara yang lainnya mengalami luka-luka.

Kanit Lantas Polres Klungkung, Ipda. Ida Bagus Ketut Wardana saat dikonfirmasi menuturkan peristiwa itu bermula saat truk DK 8941 CH yang dikemudikan Marten Malo dengan membawa tujuh penumpang melaju dari arah timur dengan tujuan arah barat.

Baca juga: Minta Kawal Video “Bu Desak”, Aktivis FPMHD Unud Datangi DPRD Bali

Sebelum tiba di jembatan Desa Takmung, ban depan samping kiri pecah yang membuat kendaraan oleng.

Akibat ban kiri pecah, pengemudi tidak bisa mengontrol laju kendaraannya dan kemudian menaik ke trotoar dan menabrak pagar pembatas jalan.

Meski begitu, truk berwarna putih itu tidak juga berhenti dan terus melaju hingga terjun ke sungai. “Truk beserta pengemudi dan 7 penumpang jatuh ke sungai,” ungkapnya.

Akibat jatuh ke sungai yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter dari jalan raya, penumpang yang duduk di depan atas nama Benjamin Ama Kura, 25 mengalami cedera kepala berat dan meninggal di TKP.

Sementara tujuan orang lainnya mengalami luka-luka yang tidak kalah parah sehingga dilarikan ke rumah sakit. “Mereka ini bekerja sebagai buruh dan sedang menuju tempat kerjanya. Tempat kerjanya itu beberapa meter setelah TKP,” terangnya.

Tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan luka, menurut Wardana, peristiwa itu juga menimbulkan kerugian material sekitar Rp 7 juta. Sebab truk yang mereka tumpangi dalam kondisi ringsek.

Sementara itu, Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa mengungkapkan, dari delapan orang yang terlibat dalam peristiwa kecelakaan tersebut, tujuh di antaranya dilarikan ke RSUD Klungkung.

Sementara satu korban lagi dilarikan di rumah sakit lain di Klungkung. Adapun dari tujuh pasien yang dilarikan ke RSUD Klungkung itu, satu di antaranya sudah dalam kondisi meninggal dunia sehingga dititipkan di ruang jenazah RSUD Klungkung. Sementara dua orang pasien lainnya dalam kondisi kritis.

“Satu orang yang kritis sedang persiapan untuk kami rujuk ke RS Sanglah malam ini. Sementara yang lain sudah siuman dan masih menjalani perawatan di IGD RSUD Klungkung,” tukasnya.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply