17 Gepeng Berhasil Diamankan Satpol PP Jembrana, Seusai Didata Dipulangkan ke Asal Masing-masing

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA – 17 orang gepeng (gelandangan dan pengemis) diangkut oleh Satpol PP Jembrana.

Mereka diangkut dari beberapa tempat, setelah pihak Satpol PP mendapat laporan dari masyarakat.

Mereka pun dibawa ke kantor Satpol PP Jembrana untuk didata.

Kasatpol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya mengatakan, bahwa 17 orang itu diangkut ke mobil Satpol PP dan dibawa ke kantor pada Kamis 22 April 2021 pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wita.

Baca juga: Puluhan Warga Petapan Kaja di Jembrana Sampaikan Mosi Tidak Percaya terhadap Kelian Banjar

Ke-17 orang gepeng itu berasal Desa Pedahan, Munti Karangasem.

Mereka diangkut, dengan lokasi penemuan yaitu di Desa Tegalbadeng Barat sebanyak 5 orang.

Perempatan depan toko Rosari sebanyak dua orang.

Kemudian, Depan minimart Wijaya sebanyak satu orang dan Pasar Umum Negara sebanyak sembilan orang.

“Di Pasar Umum Negara, kami juga menemukan dua orang pengamen sepasang suami istri asal Desa Benculuk, Kec. Celoring, Kabupaten Banyuwangi,” ucapnya.

Leo mengaku, untuk tidak lanjut sendiri, pihaknya aka melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Jembrana terkait penanganan selanjutnya dan pemulangannya.

Para Gepeng dan Pengamen kemudian diserahkan ke Dinas Sosial.

Dinas Sosial kemudian memulangkan sebanyak 17 orang gepeng ke daerah asal dengan menggunakan kendaraan bus umum dan dua orang pengamen dipulangkan ke daerah asal melalui pelabuhan gilimanuk dengan kendaraan operasional Dinsos.

“Mereka tidak menolak dan berhasil dipulangkan dengan selamat,” bebernya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply