Kick Off Liga 1 2021 Direncanakan Awal Juli

DENPASAR– Piala Menpora 2021 sudah memasuki babak final.

Itu artinya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan melanjutkan agenda dengan mempersiapkan Liga 1 2021.

Bahkan, terkait persiapan itu, konferensi pers daring sudah dilakukan oleh Menpora Zainudin Amali dan Ketum PSSI Moch Iriawan, Rabu (21/4).

Baca juga: Menko Airlangga: THR Instrumen Pendorong Konsumsi Jelang Lebaran

Hasilnya, ada rencana jika Liga 1 2021 baru bergulir mulai 3 Juli mendatang.

Namun keputusan ini masih tahapan rencana dan ada kemungkinan jadwal diundur seperti pengalaman sebelumnya.

“Tanggal 3 Juli. Kami apresiasi dari pemerintah ke PSSI dan seluruh jajaran penyelenggara tunamen pra musim. Tinggal ujian di final saja nanti,” terang Zainudin.

Lalu mengenai adanya wacana suporter yang diperbolehkan datang ke stadion saat Liga 1 2021 nanti, hal tersebut masih dibahas lebih lanjut.

Pihaknya akan mengkaji terlebih dulu setelah melakukan evaluasi usai laga final Piala Menpora 2021 antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung pada hari ini dan Minggu (25/4).

“Memang sempat saya sampaikan untuk mengkaji dan mendiskusikan dengan federasi dalam hal ini PSSI dan PT LIB. Kami sampaikan untuk dikaji dari arahan Presiden,” terangnya.

Disisi lain Ketum PSSI Moch Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule menjelaskan jika perencanaan untuk Liga 1 dari pihaknya sudah dilakukan.

Nantinya, Liga 1 digulirkan hingga 2022, tepatnya rampung pada bulan Maret.

Iwan Bule pun mengaku optimistis jika Liga 1 bergulir sesuai dengan rencana. Baginya, Piala Menpora 2021 adalah ujian mental bagi federasi.

“Perencanaan sudah kami persiapkan mulai dari berbagai item hingga surat menyurat. Kami juga meminta rekomendasi dari Menpora, Satgas Covid-19, dan pihak kepolisian dimana akan bergulir kembali di awal Juli, tepatnya tanggal 3 Juli Maret 2022. Kami optimistis bisa digelar,” terangnya.

Mengenai format Liga 1, PSSI masih belum bisa memastikan.

Dalam waktu dekat atau setidaknya usaiai Idul Fitri, PSSI akan melakukan Managers Meeting.

Ada kemungkinan pertandingan tersentralisasi di Pulau Jawa. Jika tidak tersentralisasi, Bali United tetap saja tidak bisa menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta karena masih masih dalam tahap revitalisasi hingga tahun depan.

“Kami belum bisa memastikannya. Kami harus melihat bagaimana kendalanya dan lain sebagainya.

Yang jelas masih menunggu dan sudah mendapat izin. Satu atau dua bulan, kami akan melakukan rapat dengan seluruh klub yang ada. Kami tunggu managers meetin kedepannya,” tutupnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply