Dua Bulan Terakhir Kasus Covid-19 di Jembrana Turun Drastis

NEGARA – Kasus Covid-19 di Jembrana mulai menurun drastis sejak dua bulan terakhir. Rata-rata jumlah kasus setiap hari yang terkonfirmasi positif Covid-19 dibawah 10 kasus.

Hingga kemarin, jumlah warga Jembrana yang masih dalam perawatan karena Covid-19 sebanyak 15 orang, dari kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejak pandemi sebanyak 2.241 orang warga Jembrana.

Sedangkan warga Jembrana yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 sejak pandemi terjadi sebanyak 2149 orang.

Baca juga: Laga Persipura vs Bali United Digelar di Malang Tanggal 27 & 28 April

Kemarin, sebanyak sembilan orang sembuh dan sudah dipulangkan dari ruang isolasi RSU Negara dan hotel. Empat orang diantaranya yang menjalani isolasi di RSU Negara, salah satunya merupakan balita 2 bulan.

“Meski sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, harus tetap waspada dan disiplin menjalankan prokes,” kata Plt. Direktur RSU Negara Ni Putu Eka Indrawati.

Dokter Eka juga mengimbau pada pasien yang sembuh dam masyarakat untuk tidak takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

Karena dengan dilakukan pemeriksaan secepat mungkin bisa mencegah dampak atau gejala penyakit yang lebih berat.

Mengingat saat ini RSU Negara sudah memiliki laboratorium PCR sendiri sehingga bisa lebih cepat mengetahui Covid-19 atau bukan.

Menyinggung mengenai PCR yang baru diresmikan laboratorium PCR bisa memeriksa dalam sehari sebanyak 93 sampel swab.

Rata-rata setiap hari yang diperiksa kurang dari 10 sampel dan dengan hasil negatif Covid-19 lebih banyak. “Sekarang menurun kasusnya,” ujarnya.

Terpisah, juru bicara satgas penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, secara umum kasus Covid-19 di Jembrana menurun drastis dibandingkan bulan Januari dan Februari.

Rata-rata kasus setiap harinya sejak sebulan bulan terakhir dibawah 10 kasus, bahkan dalam sehari tidak ada kasus baru.

Padahal, proses tracing dan testing terhadap kontak erat masih terus dilakukan. Setiap ada kasus positif, petugas puskesmas melakukan tracing kontak dan ditindaklanjuti dengan testing untuk memastikan paparan virus.

“Kasusnya sekarang sudah jauh berkurang,” ungkapnya. Karena jumlah kasus yang berkurang ini, isolasi Covd-19 yang masih digunakan hanya RSU Negara dan hotel Jimbarwana.

Sedangkan empat puskesmas yang sebelumnya digunakan untuk isolasi warga terkonfirmasi positif Covid-19 sudah tidak merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Puskesmas sementara sudah tidak merawat pasien Covid-19. Semoga bisa terus menurun,” tandasnya. 

Sumber Radar Bali

Leave a Reply