Mulai 1 Maret 2021, Polisi di Bali Akan Pakai Endek Setiap Selasa, Terutama Petugas Pelayanan Publik

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Lingkungan Polda Bali mendukung kebijakan penggunaan kain tenun Endek Bali atau kain tenun tradisional Bali yang diterapkan setiap hari Selasa pada jam kerja.

Namun tak semua polisi yang bertugas hari itu bakal menggunakan kain tenun Endek tersebut.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Syamsi, S.H. menjelaskan, anggota yang menggunakan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali adalah seluruh PNS Polri dan anggota polisi yang bertugas di fungsi pelayanan publik.

“Penggunaan busana adat Bali pada jam kerja setiap hari Kamis, Purnama dan Tilem. Sedangkan penggunaan busana kain tenun endek Bali pada jam kerja setiap hari Selasa dikecualikan jika bertepatan dengan Purnama dan Tilem,” kata Kombes Pol Syamsi kepada Tribun Bali.

Baca juga: Fraksi PDIP DPRD Badung Minta Pemerintah Lakukan Pendampingan Perajin Endek, Usul Motif Tak Monoton

Menurut Kabid Humas, etika penggunaan busana adat Bali dan kain tenun endek Bali disesuaikan dengan nilai kesopanan, kesantunan, kepatutan dan kepantasan.

“Penggunaan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali di Polda Bali dimulai pada tanggal 1 maret 2021,” jelasnya.

Menurut Kabid Humas, ada 7 poin terkait maksud dan tujuan dari penggunaan busana adat Bali dan kain tenun endek Bali.

Pertama, untuk menjaga dan memelihara kelestarian busana adat bali dalam rangka meneguhkan jati diri, karakter dan budi pekerti.

Kedua, menyelaraskan fungsi busana adat Bali dalam kehidupan masyarakat sejalan dengan arah pemajuan kebudayaan Bali dan Indonesia.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply