Hujan Disertai Angin Kencang Menerjang Bangli, 2 Bale Pesandekan di Desa Terunyan Rata Dengan Tanah

TRIBUN-BALI.COM, BANGLICuaca ekstrem yang melanda wilayah Bangli pada Selasa dini hari menyebabkan dampak bencana di sejumlah titik.

Seperti di Desa Terunyan, dua unit Bale Pesandekan di Pura Pancering Jagat dilaporkan rata dengan tanah.

Robohnya bangunan beratap genteng itu diketahui sekitar pukul 01.00 wita.

Camat Kintamani, I Wayan Bona saat dikonfirmasi Selasa 23 Februari 2021 tidak memungkiri jika pada jam tersebut, cuaca di wilayah sekitar memang tergolong ekstrem.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang, 2 Pohon Tumbang Sempat Ganggu Pergerakan Arus Lalin di Denpasar Bali

“Sebenarnya hujan deras sudah terjadi sejak pagi hari (Senin). Namun pada malam harinya, hujan deras disertai angin kencang. Mungkin angin puting beliung,” ungkapnya.

Bona yang juga warga Desa Terunyan ini tak memungkiri jika cuaca ekstrem di Kintamani, sebelumnya telah diprediksi oleh BMKG.

Namun diakui kondisi cuaca antara desa-desa di atas, tidak separah dengan yang terjadi pada sejumlah desa yang berdekatan dengan Danau Batur.

Pasalnya, kondisi cuaca pada malam itu juga mengakibatkan gelombang tinggi di perairan Danau Batur.

Selain itu, dua unit bangunan Bale Pesandekan di Pura Pancering Jagat Desa Terunyan juga rata dengan tanah akibat dampak angin kencang.

Kendati tidak menyebabkan korban jiwa, namun robohnya bangunan saka kutus itu menyebabkan kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply