Beberapa Kelompok Nelayan di Klungkung Terima Bantuan 6 Jukung dan 20 Paket Jaring Ikan Tahun 2021

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA -Sejumlah kelompok nelayan di Kabupaten Klungkung tahun ini akan menerima bantuan jukung dan jaring ikan.

Keseluruhan ada 6 jukung dan 20 paket jaring ikan yang akan didistribusikan kepada kelompok nelayan di Klungkung daratan maupun Kecamatan Nusa Penida. 

Bantuan ini disalurkan sebagai tindak lanjut atas rusaknnya jukung nelayan pasca diterjang gelombang besar beberapa waktu lalu. 

Kabid Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, I Made Gunadya belum lama ini mengatakan, saat ini ada 82 kelompok nelayan di Kabupaten Klungkung yang terdiri atas 1.200 anggota.

Jika melihat dari segi kebutuhan, sebenarnya masih banyak nelayan yang membutuhkan bantuan jukung dan jaring.

Baca juga: Berjumlah 490 Paket, Sebelas Kelompok Nelayan Klungkung Terima Bantuan Jaring dari KKP

Baca juga: Bupati Giri Prasta Temui Kelompok Nelayan Wanasari Tuban, Ajak Masyarakat Lestarikan Mangrove

Baca juga: Wakil Wali Kota dan BPBD Denpasar Serahkan Bantuan Family Kit dan Tenda Bagi Kelompok Nelayan

” Bantuan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus dari pemerintah pusat, maka bantuan disalurkan sesuai usulan yang masuk dan juga skala prioritas,” ujar Gunadya. 

 Sehingga bantuan 6 jukung dan 20 paket jaring tahun ini  akan diprioritaskan untuk kelompok nelayan yang benar-benar aktif dan juga terdampak gelombang pasang yang terjadi beberapa waktu lalu. 

“Kriteria agar mendapat bantuan ini tentu pertama aktivitas kelompok aktif atau tidak dan mereka sebelumnya harus ajukan proposal. Selain itu dilihat juga dari segi kondisi jukung. Karena ada gelombang pasang mungkin ada yang jukungnya rusak jadi tidak bisa dipakai lagi,” ungkapnya. 

Bantuan 6 jukung tersebut mimiliki nilai sekitar Rp490 juta, sementara 20 paket jaring senilai Rp107 Juta.

Tahun ini kelompok nelayan yang mendapatkan bantuan ini antara lain, kelompok Usaha Bersama Bendega Saman Jaya di Desa Jumpai, Kelompok Usaha Bersama Monggalan Celuk Baru di Desa Kusamba, Kelompok Usaha Bersama Ayuning Segara di Lembongan serta Kelompok Usaha Bersama Segara Asih di Nusa Penida. 

” Tahun ini bantuannya hanya dari DAK pusat saja. Tahun 2021 belum ada bantuan serupa dari Pemkab, apalagi dalam kondisi pandemi kena refocusing anggaran. Sehingga tidak ada bantuan dari kabupaten,” jelasnya. 

Pemkab terakhir kali mengalokasikan bantuan serupa ke para nelayan menggunakan anggaran APBD pada tahun 2018 silam.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply