Afghanistan Pensiunkan Pelat Nomor Ini karena Identik dengan Germo dan Prostitusi

TRIBUN-BALI.COM, KABUL – Peristiwa unik ditempuh Pemerintah Afghanistan. Otoritas negeri Asia Selatan itu pensiunkan pelat nomor 39 karena identik nomor germo dan prostitusi.

Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh menegaskan, pelat nomor itu dipensiunkan sebagai usaha meminimalisir kasus penyuapan.

“Nomor (39) akan dihapus dari sistem lalu lintas Afghanistan. Dikatakan orang bakal menyuap 300 dollar AS ( setara Rp 4,2 juta) untuk menghindari nomor itu,” kata Amrullah Saleh.

Baca juga: Perseteruan Nikita Mirzani Vs Sajad Ukra, Hotman Paris Meradang Disebut Germo & Mengadu Ke Polisi

Baca juga: Ini Pengakuan Artis ST dan MA ke Polisi Nekat Terjun ke Dunia Prostitusi

Baca juga: Berikut Deretan Kasus Prostitusi yang Libatkan Artis, Dari Tarif yang Termurah Sampai Paling Mahal

Awalnya, nomor pelat 39 itu bermakna tenggelam dalam waktu. Namun, nomor itu belakangan identik dengan germo terkenal di Kota Herat.

Itulah sebabnya siapapun di Afghanistan yang memakai pelat nomor tersebut akan dianggap identik dengan prostitusi dan germo.

Kantor berita AFP melaporkan, begitu kuatnya stigma germo pada nomor 39, sehingga orang-orang rela menyuap pihak berwenang agar kendaraannya tidak dipasangi nomor itu.

Pedagang mobil di Kabul bernama Hakim mengungkapkan, petugas di departemen lalu lintas akan menanyai pemohon apakah mau nomor 39 atau tidak.

“Jika tidak mau, maka si petugas akan meminta sejumlah uang,” kata Hakim yang mengaku sangat sulit menjual mobil yang ada nomor 39.

Tahun lalu Hakim terpaksa menurunkan harga jual hampir setengah karena adanya nomor memalukan tersebut pada mobilnya.

Begitu kuatnya stigma germo pada nomor itu hingga meluas di luar kendaraan. Seseorang bakal diejek jika nomor telepon atau rumahnya ada 39.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply