Diduga Sembunyi di Rumah Istri Kedua, Polisi Buru Pelaku Hingga Jatim

AMLAPURA- Usai menangkap I Komang Budiarta, polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kasus Illegal logging (Penebangan Liar) di kawasan hutan lindung Munduk Peji, Banjar Puragae, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang.

Terbaru, dari proses pengembangan, selain berhasil mengamankan barang bukti berupa mesin senso dan puluhan batang kayu, polisi juga tengah memburu terduga pelaku utama.

“Kami sudah amankan mesinnya. Itu hasil introgasi kami kepada pelaku (I Komang Budiarta) yang kami tangkap di TKP Sabtu lalu. Dari pengakuan pelaku ini, dia dan bosnya (Mangku Sujana) baru pertama kali melakukan pencurian kayu,” terang Kapolsek Rendang, Kompol Made Sudartawan, Rabu (13/1).

Lebih lanjut, terkait dugaan adanya keterlibatan pihak lain, Sudartawan mengungkapkan bahwa hingga saat ini, baru dua orang yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum “Kami terus lakukan koordinasi terkait keberadaan pelaku utama,” imbuhnya.

Dari informasi yang ia terima, pelaku utama yakni Mangku Sujana kabur ke rumah istri keduanya di Jember, Jawa Timur.

Dugaan kuat jika Mangku Sujana kabur ke Jember, yakni diperkuat dari informasi keluarga, jika Sujana memiliki dua istri. Dimana anak dan istri pertama Sujana tinggal terpisah dengan istri kedua. “Pengakuan istri pertama, Mangku Sujana ini tidak pernah memperhatikan istri pertama dan anaknya,” tandasnya. 

Hanya saja soal informasi terkait kaburnya Sujana ke Jember, Sudartawan belum berani memastikan informasi tersebut.

“Kami belum bisa memastikan. Memang ada kecurigaan kabur ke Jember. Kalau memang benar, kami akan berangkat ke Jember untuk menangkap pelaku ini,” tegas Sudartawan.

Seperti diketahui sebelumnya, terungkapnya kasus ini berawal dari adanya penangkapan kasus penebangan liar kayu di kawasan hutan lindung, Munduk Peji, Banjar Puragae, Desa Pempatan, Kecamata Rendang pada Sabtu (9/1) lalu.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan salah satu pelaku yakni I Komang Budiarta dan satu pikap kayu nangi berjumlah 24 batang.

Sementara satu pelaku lainnya yakni Mangku Sujana yang merupakan bosnya belum tertangkap dan masih buron hingga saat ini.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply