Bawa BB Pistol ke Labfor, Terduga Pelaku Bisa Terancam UU Darurat

DENPASAR, – Dua pemuda terduga pengedar narkoba bersenpi dibekuk tim Satuan reserse Narkoba Polresta Denpasar.

Dua pemuda terduga pengedar narkoba yang ditangkap polisi itu, yakni I Gusti Eka Mahendra, 21, tinggal di Banjar Kangin Pecatu Kuta Selatan;

dan I Made Wirya Adi Permana, 26, tinggal di Jalan Raya Sesetan Gang Lumba-lumba III/9 Banjar Pegok, Sesetan, Denpasar Selatan.

Kedua local boy ini digerebek di pinggir Jalan Pulau Bungin, tepatnya di depan UD Sembah Jalan, Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Jumat (8/1) sekitar pukul 21.00 WITA. 

Terkait penangkapan kedua terduga pelaku dan temuan senpi, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat dihubungi wartawan, Rabu (13/1), menjelaskan jika pihaknya masih mendalami asal usul senpi.

Termasuk alasan terduga pelaku menyimpan atau membawa benda berbahaya itu. “Pada prinsipnya senpi itu di bawah penguasaannya. Maka pelaku yang akan diproses hukum,” katanya.

Meski demikian, untuk proses penyidikan, hingga saat ini, tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Umum Polresta Denpasar kata Jansen masih melakukan pengembangan.

“Intinya kami masih terus dalami,” tegas Kombes Jansen. 

Sementara Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya saat dikonfirmasi terpisah menegaskan, bahwa senpi disita saat kedua terduga pelaku digerebek anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar. 

Kata Danunjaya, untuk pengembangan lebih lanjut, senpi laras pendek itu akan diperiksa di labfor.

Meski secara kasat mata, senpi yang dibawa terduga pelaku sama seperti senjata asli, namun untuk menguatkan hasil penyelidikan akan diteliti lebih mendalam oleh petugas labfor.

“Ketika pelaku digeledah untuk mencari narkoba tapi yang ditemukan senpi. Menyimpan senpi melanggar aturan dan pelaku terancam undang-undang darurat,” tukas mantan Kapolsek Kuta Utara ini.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply