Tambahannya Pecahkan Rekor Lagi! Empat Zona Merah Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus COVID-19

Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 di Bali makin tinggi. Hari kedua pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Selasa (12/1), tambahan kasusnya kembali memecahkan rekor.

Padahal, sehari sebelumnya, rekor juga sudah dipecahkan Bali. Pada hari ini, jumlah kenaikan kasusnya bahkan menyentuh angka 350 orang. Kali ini terdapat 5 WNA terkonfirmasi COVID-19.

Data Satgas Penanganan COVID-19 Bali menunjukkan kumulatif kasus mencapai 19.987 orang. Dari jenis penularannya, sebanyak 7 orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Total PPLN menjadi 312 orang.

Kemudian, ada 41 orang merupakan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN). Kumulatif kasus PPDN mencapai 343 orang.

Transmisi lokal yang terbanyak melaporkan kasus. Sebanyak 302 orang tercatat positif COVID-19 pada hari ini sehingga menyebabkan jumlah kasusnya mencapai 19.332 orang.

Untuk sebaran kasusnya, seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan. Empat besarnya merupakan zona merah di Bali. Yaitu Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar.

Terbanyak dilaporkan Denpasar dengan jumlah 133 orang. Badung ada di posisi kedua dengan 70 kasus. Posisi ketiga adalah Tabanan yang mencatatkan 51 warga terkonfirmasi COVID-19. Di posisi keempat adalah Gianyar dengan 45 kasus.

Posisi kelima adalah Buleleng yang mencatatkan 14 kasus baru. Jembrana ada di posisi keenam dengan 10 kasus baru.

Tiga kabupaten lainnya melaporkan kasus di bawah 10 orang. Rinciannya Bangli 7 orang, Klungkung, dan Karangasem sama-sama bertambah 2 orang.

Tak hanya itu, terdapat pula 11 orang dari kabupaten lain yang dilaporkan terkonfirmasi.

Kumulatif Kasus

Bila dilihat per kabupaten/kota selama 10 bulan lebih penanganan pandemi, kasus di Denpasar sudah mencapai 5.442 orang. Namun dari jumlah itu, 4.838 orang sudah dinyatakan sembuh, 117 orang meninggal, dan 487 orang masih dirawat.

Posisi kedua diduduki Badung dengan total kasus 3.654 orang. Pasien sembuhnya sebanyak 3.166 orang, 77 meninggal, dan 411 orang dirawat.

Urutan ketiga dipegang Gianyar dengan 2.615 kasus. Yang sudah sembuh sebanyak 2.292 orang, 87 orang meninggal, dan 236 orang masih dirawat.

Posisi keempat adalah Tabanan yang kumulatif kasusnya mencapai 2.434 orang. Pasien yang dinyatakan sudah sembuh mencapai 2.094 orang, meninggal 68 orang, dan 272 orang dalam perawatan.

Posisi kelima dipegang Buleleng yang memiliki 1.452 warga terkonfirmasi positif. Namun dari jumlah itu, sudah sembuh sebanyak 1.321 orang, meninggal 73 orang, dan masih dirawat sebanyak 58 orang.

Posisi keenam adalah Karangasem dengan kumulatif 1.121 kasus. Sudah dinyatakan sembuh sebanyak 1.023 orang, 52 orang meninggal dunia, dan 46 kasus aktif.

Sementara itu, posisi ketujuh adalah Jembrana dengan 1.064 orang. Dinyatakan sembuh sebanyak 883 orang, 32 orang meninggal, dan 149 orang masih dirawat.

Di posisi kedelapan ada Klungkung dengan 1.028 kasus. Sudah sembuh sebanyak 983 orang, meninggal 22 orang, dan 23 orang masih dirawat.

Posisi terakhir adalah Bangli yang memiliki kumulatif kasus sebanyak 1.005 orang. Dari total kasus itu, sebanyak 915 orang dinyatakan sembuh, 39 orang meninggal, dan 51 orang masih dirawat.

Terdapat pula 128 orang dari kabupaten lain yang terkonfirmasi COVID-19. Sebanyak 60 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal, dan 66 orang masih dirawat.

Sedangkan WNA berjumlah 44 orang. Sudah sembuh 31 orang, meninggal 4 orang, dan dirawat 9 orang. (Diah Dewi/balipost)

Sumber https://www.balipost.com/news/2021/01/12/168225/Tambahannya-Pecahkan-Rekor-Lagi-Empat…html

Leave a Reply