Selama 10 Hari Berturut, Zona Merah Ini Laporkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19

Ilustrasi. (BP/Suarsana)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan korban jiwa COVID-19 yang dilaporkan Bali pada Selasa (12/1) naik dari sehari sebelumnya. Tercatat ada 6 orang dinyatakan meninggal karena tertular COVID-19.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Bali menunjukkan 3 kabupaten/kota bertambah korban jiwanya. Seluruhnya merupakan zona merah. Yaitu Denpasar, Badung, dan Jembrana.

Dari tiga kabupaten/kota itu, dua diantaranya yakni Denpasar dan Badung menyumbangkan korban jiwa masing-masing 2 orang. Sedangkan Jembrana 1 orang. Satu orang korban jiwa lagi merupakan warga dari kabupaten lain.

Dilihat dari data yang ada, Badung sudah 10 hari berturut-turut melaporkan kasus kematian akibat COVID-19. Jumlahnya per hari bervariasi dari terbanyak 3 orang hingga 1 orang.

Untuk kasus meninggal terbaru, pasien pertama berumur 80 tahun dengan jenis kelamin laki-laki. Warga Badung ini masuk RSUD Bali Mandara pada 12 Desember.

Dua hari setelah masuk RS dikonfirmasi COVID-19 dan meninggal pada 11 Januari 2021.

Pasien kedua juga berasal dari Badung. Pria berusia 55 tahun ini masuk ke RSUD Mangusada pada 5 Januari 2021. Terkonfirmasi sehari setelahnya, 6 Januari, dan meninggal pada 12 Januari 2021. Pasien juga memiliki penyakit penyerta gangguan jantung.

Pasien ketiga juga seorang laki-laki. Pria asal Denpasar ini masuk RS PTN Udayana pada 4 Januari 2021 dan dikonfirmasi sehari setelah masuk. Pasien meninggal pada 11 Januari.

Pasien keempat berusia 58 tahun. Pria asal Jembrana ini masuk RSU Negara pada 11 Januari dan dikonfirmasi pada hari yang sama. Meninggal sehari setelah masuk RSU Negara.

Pasien kelima adalah pria berusia 52 tahun. Warga Denpasar ini masuk ke RSU Puri Raharja pada 6 Januari 2021.

Terkonfirmasi sehari setelah masuk RS dan meninggal pada 12 Januari 2021. Penyakit penyerta yang dilaporkan adalah tekanan darah tinggi dan diabetes.

Pasien keenam merupakan seorang pria berusia 59 tahun. Warga dari kabupaten lain ini masuk RS PTN Udayana pada 7 Januari 2021.

Terkonfirmasi sehari sesudah masuk RS dan meninggal pada 11 Januari 2021. Penyakit penyertanya diabetes.

Kumulatif kasus meninggal di Bali mencapai 573 orang. Rinciannya 569 WNI dan 4 WNA.

Dilihat dari sebarannya, Denpasar mencatatkan korban jiwa sebanyak 117 orang ada di posisi pertama. Posisi kedua dipegang Gianyar dengan jumlah korban jiwa 87 orang.

Posisi ketiga adalah Badung dengan korban jiwa sebanyak 77 orang. Posisi keempat adalah Buleleng yang melaporkan korban jiwa mencapai 73 orang.

Tabanan posisi kelima dengan korban jiwa sebanyak 68 orang. Posisi keenam adalah Karangasem yang korban jiwanya mencapai 52 orang. Kemudian, Bangli di posisi ketujuh dengan 39 orang.

Posisi kedelapan adalah Jembrana dengan 32 orang meninggal. Posisi kesembilan adalah Klungkung yang korban jiwanya mencapai 22 orang.

Terdapat pula 2 korban jiwa dari kabupaten lain. (Winatha/balipost)

Sumber https://www.balipost.com/news/2021/01/12/168235/Selama-10-Hari-Berturut,Zona…html

Leave a Reply