Polisi Selidiki Cara 2 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Bisa Naik Pesawat Pakai Identitas dan Biodata Palsu

TRIBUN-BALI.COM – Dua korban Sriwijaya Air SJ-182 terungkap bisa naik pesawat menggunakan identitas dan biodata palsu.

Selain itu, biodata dan profil Sarah Beatrice Alomau yang namanya digunakan korban untuk membeli tiket pesawat nahas itu juga terungkap.

Dua penumpang yang menggunakan identitas palsu yang menjadi korban Sriwijaya Air jatuh di perairan Kepualauan Seribu, DKI Jakarta adalah pasangan kekasih.

Sarah Beatrice Alomau kaget bukan kepalang ketika mengetahui namanya masuk ke dalam daftar manifes penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Baca juga: Terkini, 24 Kantong Jenazah Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Dievakuasi ke Darat

Sarah hingga kini kondisinya masih sehat walafiat tetapi masuk dalam daftar korban jatuhnya pesawat Boeing 737-500 milik Sriwijaya Air tersebut.

Usut punya usut identitas Sarah ternyata digunakan oleh seseorang bernama Selvi Ndaro yang terbang dari Jakarta ke Pontianak bersama sang kekasih Teofilus Lau Ura.

Teofilus juga dikabarkan menggunakan identitas palsu atas nama Felix Wenggo.

“Dia (Sarah) terkejut saat lihat nonton televisi ada namanya,” ujar Pengacara Sarah, Richard Riwoe, Senin(11/1/2021).

Richard menjelaskan antara kliennya dengan Selvi memang saling mengenal.

Keduanya bekerja di tempat yang sama pergudangan 8, Tangerang, Banten.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply