Kasatpol PP Denpasar Sebut Uang Denda Masker Rp 82.9 Juta Masuk ke Khas Daerah

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR– Pemberlakuan Peraturan Gubernur Nomor 46 dan Peraturan Walikota Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah dimulai sejak tanggal 7 September 2020.

Hingga Selasa (12/1/2021) ini sebanyak 829 orang pelanggar masker telah dikenakan denda.

Dimana denda masing-masing bagi mereka sebesar Rp 100 ribu.

Sehingga Denpasar sudah kantongi Rp 82.9 juta dari denda masker ini.

Adapun perincian pelanggar yang didenda yakni pada 7 September – 31 Desember 2020, pelanggar yang dikenai denda yakni sebanyak 806 orang.

Baca juga: Denpasar Kantongi Rp 82.9 Juta dari Denda Masker

Sedangkan Januari 2021 ini petugas telah mendenda sebanyak 23 orang pelanggar masker.

Diwawancarai Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengungkapkan dalam operasi penegakan protokol kesehatan ini, pihaknya melibatkan tim gabungan Satpol PP, Dishub, TNI, dan Polri serta didukung Perbekel beserta staf perangkat desa/lurah setempat.

Penerapan denda ini dilakukan untuk pencegahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar.

Pengenaan sanksi ini juga sebagai bentuk teguran agar mereka yang melanggar selalu mematuhi dan ingat memakai masker.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply