Seorang Dokter dan Dua Pelaku Perjalanan Dalam Negeri di Buleleng Positif Covid-19

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA –  Seorang dokter serta dua orang pelaku perjalanan dalam negeri terkonfirmasi positif covid-19.

Dengan adanya hal tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng pun mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke daerah zona merah, utamanya daerah yang sudah diberlakukan Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa ditemui Senin (11/1/2021) sore mengatakan untuk seorang dokter yang terpapar covid-19, statusnya sedang magang di RSUD Buleleng, dan sering melakukan perjalanan ke Denpasar.

Sang dokter kemudian merasa memiliki gejala berupa demam dan kehilangan indera penciuman.

Baca juga: 50% Pasien Covid-19 yang Meninggal di Karangasem Berusia 60 Tahun Keatas,1 Pasien Lagi Tak Tertolong

Dokter berusia 28 tahun itu kemudian berinisiatif untuk melakukan swab test, dan pada Jumat (8/1/2021) hasilnya dinyatakan positif covid-19.

Mengingat dokter tersebut memiliki gejala, ia pun kini  dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Buleleng.

“Petugas juga sudah melakukan tracing, hasilnya kedua orangtua dari dokter tersebut juga dinyatakan positif covid-19, dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit,” terangnya.

Sementara untuk pelaku perjalanan dalam negeri sebut Suyasa, ada yang sempat bepergian ke Jakarta sampai Minggu (3/1/2021) dan ada pula yang bepergian ke Yogyakarta saat libur Natal dan Tahun Baru.

Saat pulang ke Buleleng, keduanya melakukan swab test mandiri dan hasilnya positif covid-19.

 “Salah satu dari pelaku perjalanan itu dirawat karena ada gejala ringan,” terangnya.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply