Hari Pertama PPKM, Lalu Lintas di Pelabuhan Gilimanuk Lengang

NEGARA– Lalu lintas kendaraan yang masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk terpantau lengang. Bahkan, jumlah kendaraan pribadi (roda empat dan roda dua) juga berkurang drastis.

Berkurangnya jumlah kendaraan dan orang masuk Bali ini salah satu dampak dari Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dimulai, Senin (11/1) di 5 (lima) kabupaten/kota di Bali.

Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, lalulintas kendaraan dan orang yang masuk Bali tidak sepadat sebelumnya. Jika dibandingkan dengan hari normal, situasi di pelabuhan yang menjadi salah pintu masuk Bali melalui jalur darat ini sepi.

Lalu lintas kendaraan yang masuk Bali lebih banyak kendaraan angkutan barang, mulai dari pikap hinga truk besar.

Sedangkan lalu lintas kendaraan pribadi, motor dan orang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan hari-hari normal.

“Jumlah orang dan kendaraan pribadi jauh berkurang, kalau dibadingkan saat kondisi normal,” kata salah satu petugas di Pelabuhan Gilimanuk.

Meski demikian, pemeriksaan kendaraan dan orang yang masuk Bali tetap diberlakukan dengan pemeriksaan berlapis.

Selain pemeriksaan surat-surat kendaraan, setiap orang yang masuk Bali harus menujukkan surat keterangan negatif hasil rapid test antigen.

Bagi pelaku perjalanan yang tidak membawa keterangan rapid test antigen maka diarahkan untuk rapid test mandiri.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, proses pemeriksaan di pintu masuk Bali diperketat dengan pemeriksaan seluruh penumpang yang masuk Bali.

Selain itu, untuk mengantisipasi kerumunan, dilakukan pembagian tempat menurunkan penumpang.

“Seluruh penumpang melakukan validasi di pos KKP, jika tidak membawa surat keterangan rapid test diarahkan ke tempat test antigen. kalau tidak mau rapid test kembalikan ke Ketapang,” jelasnya.

Sementara terkait jumlah kendaraan dan orang yang masuk Bali, menurutnya jumlah kendaraan dan orang yang masuk Bali jauh berkurang dibandingkan hari normal. Terutama kendaraan pribadi dan orang.

Tetapi kendaraan angkutan logistik tujuan Bali masih tetap banyak. “Kendaraan pribadi jauh menurun, kalau mau fix angkanya besok pagi baru ketahuan,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan pantauan data dari pihak pengelola pelabuhan penyeberangan, penurunan jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk turun sekitar 20 persen.

Sumber Radar Bali

Leave a Reply