Masyarakat Diimbau Tak Ragukan Faktor Keamanan Vaksin, Ini Alasannya Menurut Guru Besar FK Unpad

TRIBUN-BALI.COM – Vaksin merupakan antigen atau zat aktif pada virus dan bakteri yang apabila disuntikkan, dapat menimbulkan reaksi pada sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus atau penyakit tersebut.

Dengan adanya vaksin maka dapat mencegah penyakit tertentu.

Faktor keamanan vaksin juga sudah melalui penelitian secara terhadap sehingga tidak perlu ditakutkan.

Prof. Dr. dr. Cissy Rachiana Sudjana, Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad), mengatakan, vaksin berfungsi merangsang badan untuk membentuk anti bodi pada sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Anies Baswedan Kembali Perpanjang PSBB Transisi di Jakarta hingga 6 Desember 2020

Baca juga: Hasil MotoGP Portugal 2020: Oliveira Jadi Juara, Perpisahan Rossi Berakhir Buruk

Baca juga: Kalina Octaranny Pamer Momen Dimabuk Asmara, Tiap Hari Ketemu Vicky Prasetyo Tapi Ngaku Kangen Terus

 “Selain anti bodi, badan akan menghasilkan sel memori, jadi sistem kekebalan kita bisa memproduksi anti bodi untuk segala macam penyakit yang tidak baik,” ujarnya dalam keterangannya.

Dampak imunisasi terhadap turunnya penularan penyakit tercatat sangat besar.

Beberapa vaksin berhasil menekan penyebaran penyakit tertentu seperti haemophilus influenza, radang paru, penyakit gondok, rubella, hingga tifus.

 Semua penyakit tersebut menurun jumlah penularannya, seiring dengan dilakukannya imunisasi.

Masyarakat juga tidak perlu ragu dengan keamanan vaksin.

Jaminan keamanan vaksin terus dilakukan pada tiap fase uji klinik, sehingga produk akhirnya dipastikan aman, efektif, dan berkhasiat.

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply