26 Personel Polres Bangli Disiapkan dalam Operasi Cipkon Agung 2020

TRIBUN-BALI.COM, BANGLIPolres Bangli melaksanakan apel gelar pasukan jelang pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2020.

Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru 2021. 

Kapolres Bangli, AKBP Agung Dhana Aryawan, Minggu (22/11/2020) mengungkapkan, apel gelar pasukan ini diikuti oleh 26 personel.

Pelaksanaan apel gelar pasukan tujuannya untuk mengecek kesiapan personil Polres Bangli melaksanakan tugas Operasi Cipkon  Agung 2020, yang dimulai pada 22 November hingga 7 Desember 2020.

Baca juga: Jatuh Bangun Denny Sumargo Mengungkap Kisah Cintanya Sampai Putuskan Menikahi Olivia Allan

Baca juga: Siswa, Guru hingga Orangtua di Kota Denpasar Antusias Sambut Belajar Tatap Muka

Baca juga: Gavin Kwan: Kontrak di Bali United Berakhir Desember 2021

Tak hanya kesiapan jelang Natal dan Tahun Baru.

Kapolres menegaskan, apel ini juga dalam rangka kesiapan jelang pelaksanaan Pilkada 2020 dua pekan kedepan. 

Kapolres menambahkan, operasi ini mengacu pada segala bentuk gangguan.

Baik ambang gangguan, potensi gangguan, dan gangguan nyata terhadap situasi dan kondisi jelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Adapun target operasi, lanjut Mantan Kapolres Mappi, Papua itu, diantaranya menyasar tempat ibadah, objek wisata, pintu keluar dan masuk wilayah Bangli, pemukiman penduduk pendatang/kos, toko penjual kembang api, toko yang disinyalir menjual miras, pasar tradisional, hingga toko modern. 

“Nantinya akan dibangun dua pos pengamanan. Yakni di Gereja Marga Rahayu dan objek wisata Penelokan. Target operasi juga menyasar residivis ataupun pelaku kejahatan yang memanfaatkan momen hari raya besar untuk memicu terjadinya konflik atau SARA,” sebutnya. 

Sementara, benda atau barang yang menjadi sasaran target operasi antara lain senjata tajam, senjata api, amunisi, bom rakitan, kembang api, petasan, mercon, dan barang berbahaya lainnya.

Termasuk benda atau alat untuk melakukan aksi kejahatan, mulai dari miras, narkoba, uang palsu, dan barang-barang hasil kejahatan.

“Diharapkan dari operasi ini, kita mampu memberikan yang terbaik untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tandasnya. (*).

Sumber: Tribun Bali

Leave a Reply